TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, resmi melantik 11 orang pejabat untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau jabatan Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, pada Jumat (17/4/2026) sore, bertempat di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai
Pelantikan terhadap Pejabat Eselon II ini merupakan hasil seleksi terbuka yang dilakukan Pemko Tanjungbalai. Pelantikan ini mengacu pada rekomendasi surat deputi bidang pengawasan dan pengendalian manajemen aparatur sipil negara Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 19136/R-AK.02.03/SD/F/2026 tanggal 13 April 2026 hal rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama di Kota Tanjungbalai
Dalam amanahnya, Wali Kota Mahyaruddin mengatakan, dengan dilantiknya 11 Pejabat Eselon II ini, maka saat ini hampir secara keseluruhan Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemko Tanjungbalai telah definitif. Yang menurutnya, telah siap menjalankan program prioritas melalui Visi “Tanjungbalai Emas”.
“Saya tekankan sebagai pemimpin di OPD agar mengetahui tugas dan fungsi, yang tentunya akan lebih banyak. Jangan sampai turun kinerjanya, harus terus meningkat dan amanah menjalankan jabatan,” katanya.
Guna memperkuat sistem birokrasi dilingkungan Pemko Tanjungbalai dengan berasaskan mengoptimalkan pelayanan terhadap publik, Wali Kota Mahyaruddin mengungkapkan akan melakukan evaluasi secara berkala dan objektif kepada para pejabat yang baru dilantik untuk melakukan perubahan, sesuai tugas pokok dan fungsi.
“Saya minta kepada seluruh pejabat untuk mengubah cara kerja birokrasi menjadi lebih kolaboratif lintas sektoral, lebih adaptif terhadap perubahan, lebih inovatif dalam menyelesaikan masalah dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Jangan lagi bekerja secara rutinitas semata, jadikan jabatan ini sebagai ruang untuk menghasilkan perubahan dan terobosan yang nyata,” tegasnya
Wali Kota kembali menekankan tidak ada ruang bagi pejabat yang tidak mampu menunjukkan kinerja dan komitmen. “Jabatan yang diemban adalah amanah besar yang menuntut integritas, profesionalisme, loyalitas serta kinerja yang terukur. Saya tidak mau asal bapak senang,” ungkapnya.












