TERITORIAL24.COM, Asahan- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi mengharapkan – para wisudawan dan wisudawati Istitut Agama Islam Daar Al Ulum (IADU) Asahan dapat menjadi menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi serta memanfaatkan teknologi dalam rangka menyebarkan kebaikan.
Harapan itu disampai Bupati Asahan dalam sambutannya diacara Wisuda Sarjana Angkatan XXXV IAIDU Asahan yang digelar di Aula Hotel Marina Kisaran, Kamis (23/04/2026).
“Jadilah sarjana yang mampu menjadi agen perubahan dan menginspirasi serta memanfaatkan tekhnologi dalam rangka penyebaran kebaikan,” ujar Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi di acara wisuda yang dihadiri Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, pimpinan OPD Pemkab Asahan, Ketua Umum Yayasan Pasantren Modren Daar Al Ulum (PMDU) Asahan, Rektor IADU, Civitas Akademik, Dekan dan Dosen IADU Asahan itu.
Menurutnya, dirinya sangat apresiasi peran IAIDU Asahan dalam mencetak generasi Islam yang berkualitas. Selain itu juga mendukung pengembangan IAIDU Asahan ke depan dan termasuk menjadi universitas.
Sehingga diharapkannya IAIDU Asahan dapat terus menjalin kerjasama baik dengan Pemkab Asahan maupun perguruan tinggi lainnya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi juga berpesa agar para wisudawan dan wisudawati IAIDU Asahan dapat menggunakan teknologi sebagai sarana memperkuat persatuan dan membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Jangan sampai kemajuan teknologi justru menjauhkan kita dari jati diri dan budaya bangsa,” imbuhnya.
Sebelumnya, Rektor IAIDU Asahan Dr Hj Nilasari Siagian dalam sambutannya mengungkapkan, jumlah wisudawan dan wisudawati IAIDU Asahan Angkatan XXXV tersebut sebanyak110 orang.
Mereka berasal dari berbagai program studi yang diantaranya, 58 orang Sarjana Pendidikan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 15 Sarjana Pendidikan dari Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 1 Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini, 17 Sarjana Hukum dari Hukum Keluarga Islam (HKI), 8 Sarjana Hukum dari Hukum Ekonomi Syariah (HES), serta 11 Sarjana Sosial dari Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).












