TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai — Penanganan kasus dugaan penipuan online atau scammer yang digerebek di sebuah rumah di Lingkungan I, Kelurahan Gading, Kota Tanjungbalai, terus menjadi sorotan publik.
Polres Tanjungbalai memastikan proses penyelidikan masih berjalan dan hasil pemeriksaan akan segera diumumkan secara resmi kepada masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP Bram Candra, menegaskan pihaknya akan menggelar press release dalam waktu dekat terkait perkembangan kasus tersebut.
“Saat ini kami masih bekerja. Hari Senin atau Selasa pekan depan kami akan press release. Hasil pemeriksaan terhadap mereka yang diamankan akan kami sampaikan,” kata Bram, Kamis malam (14/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan Bram saat menjawab pertanyaan perwakilan massa aksi dan sejumlah wartawan yang mempertanyakan tindak lanjut diamankannya 35 laki-laki dan perempuan dalam penggerebekan yang dilakukan Tim Satreskrim Polres Tanjungbalai beberapa hari lalu.
Menurut Bram, hingga kini seluruh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif dan belum ada yang dipulangkan kepada pihak keluarga.
“Masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya singkat.
Dalam keterangannya, Bram juga menanggapi isu terkait seorang oknum ASN Dinas PUTR Kota Tanjungbalai bernama Usman yang disebut-sebut turut diamankan saat penggerebekan berlangsung.
Menurut dia, Usman datang ke lokasi ketika petugas melakukan penggerebekan dan saat ini statusnya masih sebagai saksi.
“Kepada penyidik, dia mengaku rumah tersebut milik anaknya dan hanya menumpang di rumah itu. Dia juga mengakui mengetahui adanya aktivitas yang diduga scammer di rumah tersebut,” kata Bram.
Kasat Reskrim menambahkan, pihaknya telah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka. Namun identitas dan peran para tersangka belum dapat dipublikasikan karena menunggu waktu yang dinilai tepat.
“Ada yang sudah jadi tersangka. Saya minta kawan-kawan bersabar. Agar lebih elegan nanti kami buka saat press release. Kami juga mohon dukungan semua pihak agar kasus dugaan penipuan online ini dapat kami usut hingga tuntas,” ujarnya.












