Blitar Raya

Pemdes Tumpang Gelar Rembug Stunting, Perkuat Upaya Cegah Lahirnya Generasi Berisiko Stunting

66
×

Pemdes Tumpang Gelar Rembug Stunting, Perkuat Upaya Cegah Lahirnya Generasi Berisiko Stunting

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – Pemerintah Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, menggelar kegiatan Rembug Stunting dengan mengusung tema “Melalui Konvergensi Pencegahan Stunting Kita Wujudkan Generasi Cerdas dan Unggul”. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Desa Tumpang pada Selasa (23/6/2026).

Rembug Stunting tersebut dihadiri Kepala Desa Tumpang Agus Salim, S.Ag., Camat Talun Deny Candra Himawan, S.STP., M.M., Ketua BPD, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, seluruh kader Posyandu, ibu-ibu PKK, serta sejumlah Ketua RW.

Kepala Desa Tumpang, Agus Salim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan forum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis dalam upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting di Desa Tumpang.

“Rembug stunting ini digelar sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui penyebab terjadinya stunting di Desa Tumpang, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui hingga balita. Seluruh permasalahan dibahas sekaligus dicarikan solusi penanganannya,” ujar Agus Salim dalam keterangannya kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya, seluruh persoalan yang berkaitan dengan stunting dibahas secara terbuka melalui forum tersebut karena merupakan bagian dari program nasional yang harus mendapat perhatian serius.

“Rembug stunting ini sangat penting karena merupakan program nasional. Harapannya, angka stunting di Indonesia, khususnya di Desa Tumpang, dapat terus ditekan bahkan mencapai nol. Oleh karena itu, kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun,” katanya.

Agus Salim menambahkan, berbagai hasil pembahasan dalam rembug stunting akan dituangkan menjadi rekomendasi yang selanjutnya menjadi dasar penyusunan program penanganan stunting melalui pendanaan Dana Desa.

“Beberapa persoalan yang ditemukan dalam forum tadi harus segera ditangani. Hasil rembug ini akan kami rekomendasikan agar dapat dianggarkan melalui Dana Desa sehingga penanganannya bisa lebih optimal,” jelasnya.

Ia berharap, melalui sinergi seluruh pihak, persoalan stunting di Desa Tumpang dapat diatasi secara bertahap sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *