Sumatera Utara

Panitia Ubah Wajah PRSU ke-50, Komunitas Lokal Diberi Panggung Lebih Besar

137
×

Panitia Ubah Wajah PRSU ke-50, Komunitas Lokal Diberi Panggung Lebih Besar

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 berupaya mengubah persepsi masyarakat yang selama ini menilai PRSU hanya identik dengan pasar malam dan konser musik.

Tahun ini, penyelenggara menghadirkan konsep baru dengan memberikan ruang lebih luas bagi komunitas, pelaku seni, dan talenta lokal.

Direktur Utama PPSU sekaligus Ketua Panitia PRSU, Ferry Indra, menjelaskan, perubahan konsep tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan PRSU sebagai wadah pengembangan kreativitas masyarakat Sumatera Utara.

“Selama ini PRSU identik dengan pasar malam dan konser. Tahun ini kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan memberi panggung kepada komunitas-komunitas yang ada di Sumatera Utara,” ujarnya, Rabu 1 Juni 2026.

Menurutnya, berbagai komunitas seni, budaya, hingga olahraga akan mendapat jadwal tampil di panggung PRSU.

Langkah ini dilakukan agar mereka memiliki ruang untuk menunjukkan karya dan kemampuan kepada masyarakat luas.

Panitia menilai banyak komunitas di Sumatera Utara memiliki potensi besar, namun belum memiliki panggung yang memadai untuk tampil di hadapan publik.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Sumatera Utara memiliki banyak talenta. Karena itu mereka kami berikan kesempatan tampil di panggung yang sama dengan para artis yang diundang,” katanya.

Selain menghadirkan penampilan komunitas lokal, PRSU ke-50 juga akan dimeriahkan oleh sejumlah artis dari berbagai genre musik, termasuk penampil yang membawakan lagu-lagu India untuk memenuhi minat pengunjung yang beragam.

Ferry menjelaskan, jadwal penampilan telah diatur sehingga setiap pekan pengunjung dapat menikmati sajian hiburan yang berbeda tanpa hanya berfokus pada konser musik.

Ke depan, sambungnya, penyelenggara juga berencana menghadirkan lebih banyak kolaborasi dengan berbagai merek dan pelaku industri agar PRSU semakin berkembang sebagai ajang promosi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah.

“Semua itu membutuhkan proses. Tahun ini kami mulai dengan menunjukkan konsep baru PRSU. Harapannya, ke depan akan semakin banyak pihak yang tertarik berkolaborasi sehingga PRSU terus berkembang dari tahun ke tahun,” tutupnya.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *