TERITORIAL24.COM, NIAS UTARA – Pembangunan jembatan gantung di Desa Mazingo, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, terus berlanjut.
Memasuki Rabu (26/8/2026), pekerjaan difokuskan pada penyiapan material untuk mendukung proses pembangunan jembatan yang akan menjadi akses penghubung bagi masyarakat di tiga desa.
Jembatan sepanjang 50 meter yang membentang di atas sungai selebar 22 meter tersebut nantinya menghubungkan Desa Mazingo dengan Desa Ombolata Alasa dan Desa Orahili di Kecamatan Namohalu Esiwa.
Jembatan ini dibangun setelah akses penghubung sebelumnya rusak diterjang banjir bandang. Kehadirannya diharapkan dapat kembali memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Pada pekerjaan terbaru, personel di lapangan melaksanakan pelangsiran material pasir, semen, dan batu split untuk mendukung proses pembuatan adukan serta pengecoran abutmen. Hingga tahap ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai 47 persen.
Pembangunan dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Koramil 07/Alasa, tenaga tukang, dan masyarakat setempat. Keterlibatan bersama tersebut diharapkan mempercepat proses pembangunan sehingga jembatan dapat segera digunakan untuk menunjang aktivitas warga.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya memulihkan akses dasar yang terdampak bencana.
Program Bakti TNI, lanjutnya, diharapkan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan di wilayah terpencil.(Akbar)












