Sumatera Utara

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Bolatan Capai 73 Persen, Warga Segera Miliki Akses Penyeberangan Baru

94
×

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Bolatan Capai 73 Persen, Warga Segera Miliki Akses Penyeberangan Baru

Sebarkan artikel ini

PADANG LAWAS UTARA I TERITORIAL24.COM – Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Bolatan, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), terus dikebut. Hingga Senin (31/8/2026), progres pembangunan telah mencapai 73 persen.

Jembatan yang dikerjakan jajaran Kodim 0212/TS tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sudah tidak layak dan dinilai membahayakan warga saat melintas.

Kehadiran jembatan baru ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Jembatan tersebut menjadi akses penghubung Desa Bolatan dengan Desa Situmbaga serta kawasan perkebunan di sekitarnya, termasuk Desa Sihopuk Baru.

Di lokasi pembangunan, sejumlah pekerjaan masih terus dilakukan untuk mengejar penyelesaian proyek.

Pekerjaan yang berlangsung antara lain pengecatan merah putih pada tiang pilon, pemasangan kabel seling bagian bawah jembatan, serta pemasangan dan pengelasan pagar jembatan.

Proses pengerjaan melibatkan personel Kodim 0212/TS, 10 personel YonTP 901/Suhul Gading, empat tukang, serta masyarakat setempat.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan juga menjadi bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui TNI AD untuk memperkuat konektivitas wilayah dan menghadirkan akses yang lebih aman serta layak bagi masyarakat.

Dengan progres yang telah mencapai 73 persen, pembangunan Jembatan Gantung Desa Bolatan akan terus dilanjutkan hingga selesai.

Jika telah rampung dan dapat digunakan, jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya dalam menunjang aktivitas sehari-hari serta memperlancar akses menuju kawasan perkebunan dan desa-desa di sekitarnya.

Seluruh proses pembangunan hingga saat ini dilaporkan berjalan aman dan terkendali.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *