Daerah

Progres Drainase Ringinpitu Indah Capai 80 Persen, Pemkab Tulungagung Targetkan Permukiman Bebas Genangan

54
×

Progres Drainase Ringinpitu Indah Capai 80 Persen, Pemkab Tulungagung Targetkan Permukiman Bebas Genangan

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG I TERITORIAL24.COM – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus memperkuat infrastruktur permukiman guna mengantisipasi genangan air saat hujan deras. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan saluran drainase di Perumahan Ringinpitu Indah, Kecamatan Kedungwaru, yang hingga awal Oktober 2026 telah mencapai progres fisik 80 persen.

 

Proyek dengan nilai kontrak Rp184.926.000 itu dikerjakan oleh CV Asha Krida dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender, terhitung mulai 9 September hingga 6 November 2026.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perkim Kabupaten Tulungagung, Agus Sulistiono, S.T., M.T., mengapresiasi perkembangan pengerjaan di lapangan. Meski progres telah mencapai 80 persen, pihaknya menegaskan bahwa percepatan pekerjaan harus tetap diimbangi dengan kualitas konstruksi sesuai spesifikasi teknis.

 

“Pembangunan drainase di Perumahan Ringinpitu Indah ini merupakan bagian dari upaya konkret Pemkab Tulungagung dalam mengatasi titik-titik rawan genangan air di area permukiman. Saat ini progres fisik sudah mencapai 80 persen. Kami mengimbau pihak pelaksana untuk tetap mempertahankan kualitas konstruksi sesuai spesifikasi teknis hingga akhir masa kontrak,” ujar Agus.

 

Di lokasi proyek, pekerja CV Asha Krida kini memasuki tahap penyelesaian atau finishing. Pekerjaan meliputi penutupan struktur utama saluran, perapian plesteran dinding, serta pembersihan sisa material konstruksi.

 

Pihak pelaksana optimistis pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat dari batas akhir kontrak pada 6 November 2026. Namun, penyelesaian pekerjaan tetap harus memenuhi standar mutu dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

 

Bagi warga Perumahan Ringinpitu Indah, keberadaan drainase permanen ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi risiko genangan yang kerap muncul ketika intensitas hujan tinggi. Selain memperlancar aliran pembuangan air, infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjaga kenyamanan akses jalan lingkungan dan mencegah air meluap ke pekarangan rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *