Peristiwa

Empat Kendaraan Dibakar, Dipicu Rebutan Lahan Bentrok Dua Kelompok Massa

545
×

Empat Kendaraan Dibakar, Dipicu Rebutan Lahan Bentrok Dua Kelompok Massa

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Diduga memperebutkan lahan garapan di Tanah Eks PT Perkebunan Nusantara (PTPN 2) tepatnya disimpang Perumahan Anugrah Desa Tandukan Raga, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda ( STM) Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Dua kelompok massa terlibat bentrokan pada Rabu (9/4/2025) siang sekira pukul 12.00 WIB.

Massa yang juga bersenjata tajam saling serang hingga mengakibatkan dua mobil dan dua sepeda motor hangus terbakar. Belum diketahui berapa korban luka dalam peristiwa itu.

Situasi yang sempat mencekam membuat warga sekitar lokasi ketakutan. Namun saat ini situasi kembali normal pasca bentrokan. Petugas Kepolisian dan TNI sudah berjaga di lokasi bentrokan.

Informasi yang berhasil dihimpun, perebutan lahan terjadi antara dua kelompok Organisasi Desa Tandukan Raga berujung bentrok.

“Ada lahan Eks PTP garapan seluas lima hektar direbutkan, lahan itu, Kelompok Organisasi sekitar 40 anggotanya bentrok dengan Anggota organisasi lain sekitar 150 orang.

Ada dua mobil mini bus dan dua sepeda motor dibakar tapi enggak tau punya massa yang mana,” ujar Warga setempat yang takut dan tak mau namanya disebutkan.

Salah seorang sumber juga menyebutkan, bahwa salah satu massa mengklaim lahan sengketa itu ada seluas 2,6 hektar dimiliki salah satu orang. Massa kelompok organisasi mundur karena kalah jumlah dengan massa organisasi lainnya.

Terpisah Camat STM Hilir, Sandi Sihombing mengatakan kalau galian C yang ada di wilayah itu baru saja beroperasi.

“Saya pun lagi mau ke sana. Kasus perebutan lahan ini. Dua kubu saling klaim punya surat. Kalau galian barunya di situ awal-awal saya tugas di sini belum ada. Kalau korban jiwa sejauh ini belum ada dengar,” kata Sandi.

Sementara itu Kepala Desa Tadukan Raga, Dermawan menyebut situasi di daerahnya sudah aman terkendali. Kedua kubu sudah sama-sama membubarkan diri. Diakui kalau lahan yang diperebutkan adalah area lahan garapan.

“Korban jiwa nggak ada. Yang dibakar dua unit mobil dan dua unit sepeda motor di lokasi. Kalah masa makanya ada mobil yang dibakar. Mobil itu punya kubu yang menunggu lahan di situ,” kata Dermawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *