Asahan - Tanjungbalai

Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Rakorpem Terbatas: Fokus Penanganan Sampah, Banjir, dan Aksi Gotong Royong

426
×

Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Rakorpem Terbatas: Fokus Penanganan Sampah, Banjir, dan Aksi Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, mengumpulkan seluruh Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan (Kepling) Se Kota Tanjungbalai dalam rapat kordinasi pemerintahan (Rakorpem) terbatas dalam agenda pembahasan penanganan sampah, pencegahan banjir, pendataan data PKH dan hal penting lainnya bertempat di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (15/4/2025). (Ist/ilham)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) terbatas bersama para Camat, Lurah, dan Kepala Lingkungan (Kepling) se-Kota Tanjungbalai di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (15/4/2025).

Rakorpem ini membahas berbagai isu krusial, seperti penanganan sampah, pencegahan banjir, pendataan Program Keluarga Harapan (PKH), serta isu penting lainnya.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap persoalan sampah yang dinilai masih belum tertangani secara maksimal.

Ia meminta seluruh Camat, Lurah, hingga Kepling untuk lebih tanggap terhadap kebersihan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah rumah tangga, pembersihan jalan protokol, pengerukan drainase, serta perawatan aliran sungai.

“Kunci keberhasilan dari program ini adalah kebersamaan dan kekompakan tim. Tim yang solid harus memiliki komitmen yang sama, agar Visi-Misi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera) bisa kita wujudkan,” tegas Wali Kota.

Ia juga menginstruksikan agar kegiatan gotong royong dilaksanakan secara rutin di setiap wilayah. Evaluasi terhadap kinerja Camat, Lurah, dan Kepling akan dilakukan secara berkala. “Bagi yang tidak bekerja secara optimal, akan saya pertimbangkan kembali posisinya,” ujar Mahyaruddin Salim dengan tegas.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan. Ia meminta jajaran di tingkat kelurahan dan lingkungan agar tidak menunggu banjir terjadi, melainkan proaktif memetakan wilayah rawan banjir dan segera melakukan aksi gotong royong di titik-titik tersebut.

“Langkah ini akan menjadi tolak ukur kemampuan Camat, Lurah, dan Kepling dalam menangani persoalan wilayahnya, baik terkait sampah, pendataan bantuan sosial, hingga penanganan banjir secara berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih jauh, Wali Kota juga menekankan pentingnya mengajak masyarakat untuk mengubah perilaku demi menjaga kebersihan lingkungan.

“Tantangan terbesar kita adalah perubahan perilaku. Saya tidak ingin mendengar ada Camat, Lurah, atau Kepling yang abai terhadap tugasnya. Perilaku tanggap, peduli, dan aksi nyata adalah yang utama,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa apa yang dibahas dalam Rakorpem ini merupakan bentuk komitmennya sebagai kepala daerah untuk mewujudkan Tanjungbalai yang bersih, sehat, dan tertata, dimulai dari tingkat lingkungan yang merupakan garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *