TERITORIAL24.COM, BERINGIN – Langit cerah di Dusun Wonogiri, Desa Pasar V Kebun, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, menjadi saksi langkah awal sebuah perubahan. Jumat pagi, 9 Mei 2025, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan, didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, memulai Tanam Perdana Cabai Merah bersama Gabungan Kelompok Tani Wonogiri.
Momen ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Di balik cangkul yang menyentuh tanah, tersembunyi misi besar: menekan laju inflasi daerah lewat produksi pangan strategis. “Selama ini kita fokus pada padi. Tapi sekarang, kita mulai membangun ekosistem baru: ekosistem cabai,” ujar Bupati Asri dalam sambutannya.
Dengan areal awal seluas 3 hektare, pemerintah daerah menargetkan produktivitas mencapai 11 ton per hektare.
Proyeksi ini bukan tanpa hitung-hitungan. Cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap menjadi biang kerok inflasi. Kini, Deli Serdang tak ingin sekadar menjadi penonton gejolak harga pasar.
“Kita tidak bisa melawan alam, tapi bisa menyiasatinya dengan teknologi,” tutur Bupati, menyinggung pentingnya pengolahan pascapanen dan rencana pembangunan fasilitas pengeringan cabai agar petani tak lagi bergantung pada cuaca.
Komitmen konkret juga diumumkan: subsidi input pertanian seperti pupuk dan pestisida melalui APBD, serta perlindungan petani lewat kepesertaan BPJS PBI. Camat Beringin ditugaskan mendata seluruh petani cabai untuk keperluan ini.
Di sela kegiatan, Bupati dan Wabup berdialog akrab dengan petani. Tak hanya mendengar, mereka juga menyerap harapan dan kekhawatiran para petani.
“Kami ingin ini jadi awal dari sesuatu yang lebih besar. Petani kita sejahtera, inflasi terkendali,” tegas Bupati.
Usai kegiatan, rombongan melaksanakan Salat Jumat di Masjid Assakinah dan membagikan nasi berkah kepada warga sekitar—gestur sederhana yang menguatkan pesan: pembangunan bukan hanya soal kebijakan, tapi juga soal kehadiran.
Beringin pagi itu bukan hanya menanam cabai. Mereka sedang menanam harapan.(yu_di)












