Deli Serdang - Serdang Bedagai

Membendung Premanisme di Tanah Bertuah

448
×

Membendung Premanisme di Tanah Bertuah

Sebarkan artikel ini

Polisi Menyapa Warga, Masyarakat Didorong Berani Melapor

TERITORIAL24.COM, SERDANGBEDAGAI — Udara pagi di Sei Rampah masih lembap saat satu mobil patroli milik Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhenti di depan toko elektronik BOMBA. Dari dalam mobil, Iptu Zulfan Ahmadi turun dengan senyum ramah.

Di tangannya, setumpuk brosur berisi imbauan dan informasi penting soal pemberantasan premanisme.

Rabu, 14 Mei 2025, Kepolisian Resor Serdang Bedagai menggelar patroli dalam rangka Operasi Pekat Toba 2025.

Operasi ini menyasar para pelaku premanisme dan pungutan liar yang meresahkan warga. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan menyasar sejumlah titik rawan, dari kantor pemerintahan hingga usaha kecil seperti panglong dan kilang beras.

“Premanisme itu tidak hanya soal kekerasan, tapi juga soal rasa takut yang membuat masyarakat diam,” ujar Iptu Zulfan, Ps. Kasi Humas Polres Sergai.

Ia hadir bersama tim Humas, menyambangi pelaku usaha dan menyampaikan pesan agar masyarakat tak takut bersuara. “Kami ingin masyarakat tahu, mereka tidak sendirian.”

Dari toko bangunan UD Jaya hingga kilang beras Pak Menir di Perbaungan, Zulfan dan tim berdialog langsung dengan warga. Mereka tak hanya membagikan brosur, tapi juga menawarkan pendampingan.

“Kalau ada yang memalak atau mengganggu, laporkan ke Call Center 110. Kami akan tindak,” tegas BRIPKA Eka Apriyanto, Kasubsi Penmas Polres Sergai.

Upaya Polres Sergai ini bukan sekadar formalitas. Dengan menggandeng masyarakat, mereka berupaya mengembalikan rasa aman yang perlahan direnggut oleh praktik-praktik intimidatif di lapangan.

Bagi seorang pedagang gas LPG di Sei Rampah, kehadiran polisi memberi harapan.

“Kadang ada yang maksa minta jatah, katanya keamanan. Kami bingung, takut,” ujarnya, tak ingin disebutkan namanya.

Ia menerima brosur itu dengan tangan sedikit gemetar, lalu berkata lirih, “Kalau benar bisa lapor dan ditindak, kami tenang, Pak.”

Operasi Pekat-Toba 2025 ini dijadwalkan berlangsung berkala. Polres Sergai berharap dengan pendekatan persuasif dan keberanian warga melapor, praktik premanisme dapat dikikis dari akar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *