Deli Serdang - Serdang BedagaiTebing Tinggi - Batu Bara

Hardiknas 2025, SJ Amri: Pendidikan Pertanian Kunci Kemandirian Desa

784
×

Hardiknas 2025, SJ Amri: Pendidikan Pertanian Kunci Kemandirian Desa

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pusat Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat Pertanian (PPMP), SJ Amri (Kanan), menegaskan pentingnya membangun sistem pendidikan yang berpihak pada petani dan masyarakat desa(Istimewa/Sarifudin Sinaga)

TERITORIAL24.COM,Serdang Bedagai –Puncak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pusat Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat Pertanian (PPMP), SJ Amri, menegaskan pentingnya membangun sistem pendidikan yang berpihak pada petani dan masyarakat desa.

Dalam pernyataannya, SJ Amri menyampaikan bahwa pendidikan Indonesia harus lebih membumi, relevan dengan kebutuhan riil masyarakat, dan berorientasi pada penguatan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional,Kamis(15/5/2025).

> “Hardiknas harus dijadikan tonggak perubahan arah pendidikan nasional. Sudah saatnya kita serius membangun pendidikan yang memberdayakan desa, menghidupkan kembali semangat bertani, serta menciptakan inovasi-inovasi lokal yang berdampak nyata,” tegas SJ Amri, Kamis (2/5/2025).

Menurutnya, selama ini sistem pendidikan masih cenderung berorientasi pada urbanisasi dan sektor industri modern, sementara sektor pertanian kerap terpinggirkan. Padahal, pertanian merupakan bagian penting dari budaya dan ekonomi Indonesia.

Ketua Umum DPP PPMP ini juga menekankan pentingnya revitalisasi pendidikan vokasi pertanian dan integrasi nilai-nilai kearifan lokal ke dalam kurikulum sekolah.

Ia mengajak institusi pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha untuk membangun kolaborasi dalam mencetak generasi muda yang bangga menjadi petani modern.

> “Pendidikan tidak boleh menjauh dari tanah. Kita harus ajarkan kepada anak-anak bahwa menjadi petani bukan hanya mulia, tapi juga menjanjikan secara ekonomi jika dikelola dengan ilmu dan teknologi yang tepat,” tambahnya.

SJ Amri juga menyampaikan keprihatinan atas minimnya sarana pendidikan di wilayah pedesaan dan mendesak pemerintah agar lebih adil dalam distribusi anggaran pendidikan, terutama untuk sekolah kejuruan yang bergerak di bidang pertanian dan agribisnis.

Tentang PPMP: Pusat Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat Pertanian (PPMP) merupakan organisasi nasional yang fokus pada pemberdayaan petani, pelaku agribisnis, dan masyarakat desa melalui pendidikan, pelatihan, serta advokasi kebijakan pertanian berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *