TERITORIAL24.COM, HUMBAHAS – Sejumlah mahasiswa dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melaksanakan sosialisasi gerakan menulis di SDN 006 Humbang Hasundutan selama dua bulan terakhir.
Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan minat dan keterampilan menulis siswa sekolah dasar.
Kegiatan dilakukan melalui metode kreatif, seperti menulis cerita bergilir, puisi, jurnal harian, dan tulisan berdasarkan gambar.
Salah satu pendekatan yang disambut antusias adalah “Pojok Literasi,” ruang pajang karya siswa yang menjadi sarana apresiasi sekaligus motivasi.
“Hasilnya, sekitar 85 persen siswa menunjukkan peningkatan minat menulis, dan 70 persen di antaranya dapat menyusun tulisan yang lebih runtut dan kreatif,” kata Muhammad Daliani, dosen pembimbing program, Kamis (26/6/2025).
Tak hanya siswa, para guru juga mengaku mendapat manfaat dari kegiatan ini. Melalui kolaborasi dengan mahasiswa, guru memperoleh strategi pembelajaran menulis yang lebih variatif, termasuk pengenalan teknologi seperti Google Docs dan Canva sebagai alat bantu literasi digital.
Meski demikian, keterbatasan sarana digital dan alokasi waktu belajar menjadi tantangan utama. Mahasiswa dan guru merekomendasikan adanya program menulis mingguan serta pelatihan tambahan bagi guru untuk menjaga keberlanjutan inisiatif ini.
Program ini dinilai memberi dampak ganda: menumbuhkan budaya literasi sejak dini dan memperkuat kapasitas pedagogik mahasiswa di lapangan.
“Mahasiswa bukan hanya belajar mengajar, tapi juga menginisiasi perubahan nyata di ruang kelas,” ujar Dr. Gemala Widiyarti, dosen pendamping lainnya.
Pelaksanaan kegiatan di SDN 006 Humbahas ini menjadi contoh kolaborasi pendidikan tinggi dan sekolah dasar yang saling memperkuat dalam upaya membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan..(Muhammad Daliani, S.Pd, M.Si/Dr. Gemala Widiyarti, S.Sos.I,M.Pd)












