Berita Utama

‎Ahmad Heryawan Dukung Penurunan Potongan Aplikasi Ojek Online Jadi 10 Persen

531
×

‎Ahmad Heryawan Dukung Penurunan Potongan Aplikasi Ojek Online Jadi 10 Persen

Sebarkan artikel ini
‎Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan (Aher),(foto:Dok PKS) ‎

‎TERITORIAL24.COM,JAKARTA‎ – Di jalanan kota yang tak pernah tidur, deru mesin motor para pengemudi ojek online menjadi denyut nadi kehidupan.

‎Mereka mengantar harapan dari satu alamat ke alamat lain, menjemput rezeki di tengah terik dan hujan.

‎Namun di balik layar aplikasi, ada potongan biaya yang kerap membuat napas perjuangan terasa sesak.

‎Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan (Aher), menyatakan dukungannya terhadap usulan penurunan potongan biaya layanan aplikasi ojek online dari 15 persen menjadi 10 persen.

‎Usulan ini sebelumnya disampaikan oleh Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB) pada Kamis, 11 September 2025.

‎Menurut Aher, tuntutan para pengemudi online sangat wajar mengingat besarnya potongan yang saat ini mencapai 15 persen, ditambah iuran jaminan sosial sebesar 5 persen dari pendapatan. Dengan demikian, total beban yang ditanggung pengemudi mencapai 20 persen.

‎“Aplikator tetap untung, tetapi kesejahteraan pengemudi juga harus diperhatikan,” ujar Ahmad Heryawan, Jumat (12/9/2025).

‎Ia menegaskan bahwa penurunan potongan tidak akan mengurangi keuntungan perusahaan aplikasi transportasi daring karena volume transaksi harian yang sangat besar.

‎Selain soal potongan biaya layanan, APOB juga menyoroti kebijakan paket hemat yang dianggap merugikan pengemudi serta meminta agar tata kelola kemitraan tidak hanya terpusat di Jakarta.

‎Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, Aher menyebutkan bahwa BAM DPR RI akan segera menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) bersama aplikator, kementerian terkait, serta BPJS Ketenagakerjaan guna mencari solusi terbaik.

‎“Langkah selanjutnya kami akan undang aplikator untuk berdiskusi. Harapannya, keputusan ini bisa lebih cepat karena BAM menerima aspirasi lebih cepat daripada mekanisme biasa,” tambahnya.

‎Dengan adanya penurunan potongan menjadi 10 persen, diharapkan jutaan pengemudi ojek online di seluruh Indonesia dapat lebih sejahtera tanpa mengurangi keuntungan perusahaan secara signifikan.

‎Di ujung jalan, para pengemudi masih menyalakan mesin dan menyalakan doa. Mereka percaya, setiap keringat yang jatuh akan diganti dengan rezeki yang halal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *