Deli Serdang - Serdang Bedagai

Bupati dan Wabup Sergai Terima Audiensi PA Sei Rampah dan PPTSB

140
×

Bupati dan Wabup Sergai Terima Audiensi PA Sei Rampah dan PPTSB

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan menerima dua audiensi di ruang kerja Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (24/2/2026).

Pertemuan membahas persoalan waris dan perceraian hingga penguatan sinergi pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan.

Audiensi pertama digelar bersama jajaran Pengadilan Agama Sei Rampah yang dipimpin Ketua Asri Handayani.

Pertemuan turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Sergai, antara lain Asisten Pemerintahan Umum Nina Deliana Hutabarat, Kepala Dinas PMD Fajar Simbolon, Kepala Badan Kesbangpol Zulfikar, serta Kabag Kerja Sama dan Kabag Kesra.

Dalam pertemuan itu, Darma Wijaya menyoroti meningkatnya sengketa waris dan kasus perceraian di Kabupaten Serdang Bedagai.

Ia berharap Pengadilan Agama dapat memperluas sosialisasi hingga ke desa-desa agar masyarakat memahami ketentuan hukum yang berlaku.

“Program ini sangat relevan. Saya berharap Pengadilan Agama dapat hadir hingga ke desa-desa untuk memberikan sosialisasi terkait waris dan perceraian,” ujarnya.

Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah, Asri Handayani, mengatakan audiensi tersebut bertujuan mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menangani perkara waris dan perceraian yang cenderung meningkat.

Selain itu, pihaknya mendorong kolaborasi untuk menekan angka pernikahan usia dini serta perceraian.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan nota kesepahaman perlindungan anak dan perempuan pasca perceraian yang telah terjalin pada 2025 agar implementasinya berjalan konsisten.

 

Pada audiensi terpisah, Bupati dan Wakil Bupati menerima kunjungan Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) Sergai. Pertemuan membahas penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.

Darma Wijaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah tanpa memandang perbedaan suku dan etnis.

Menurut dia, organisasi kemasyarakatan memiliki peran sebagai perantara aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *