Sumatera Utara

Dewas Lengkap, Pelayanan Masih Bocor

415
×

Dewas Lengkap, Pelayanan Masih Bocor

Sebarkan artikel ini

Gubernur Sumut Bobby Nasution lantik dua dewan pengawas Perumda Tirtanadi. Targetnya bukan cuma pelayanan, tapi juga cuan

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Di tengah sorotan tajam publik atas buruknya pelayanan air bersih, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melantik dua anggota Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi, Jumat, 8 Mei lalu.

Mereka adalah Yudha Johansyah dan Andi Atmoko Panggabean. Keduanya melengkapi formasi dewas yang sebelumnya pincang.

Penyerahan surat keputusan gubernur berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan. Dalam sambutannya, Bobby menyoroti dua fungsi vital BUMD: pelayanan dan bisnis.

Ia menekankan bahwa Perumda Tirtanadi harus mampu menjalankan keduanya secara seimbang.

“Masih banyak warga yang belum teraliri air. Ini fakta yang tidak bisa ditutupi,” kata Bobby di hadapan para pejabat Pemprov dan direksi Tirtanadi. “Saya minta direksi, dewas, dan Biro Perekonomian betul-betul serius. Air adalah kebutuhan dasar.”

Keluhan warga soal distribusi air memang kerap muncul di media sosial dan laporan langsung ke Pemprov.

Tak sedikit yang menilai manajemen Tirtanadi gagal memenuhi standar pelayanan publik, terutama di kawasan pinggiran Medan dan kota-kota penyangga.

Bobby juga meminta Dewan Pengawas mempercepat pengisian kekosongan direksi di tubuh Tirtanadi. Ia menilai kelambanan birokrasi menjadi salah satu kendala perbaikan layanan.

Tak hanya itu, ia mendorong kajian strategis terhadap aset-aset BUMD yang dinilainya belum optimal. Bobby menyinggung wacana nasional soal konsolidasi aset BUMN oleh Presiden Prabowo Subianto, dan berharap semangat serupa diterapkan di daerah.

“BUMD jangan hanya jadi beban. Harus bisa memberi pemasukan ke kas daerah,” ujarnya.

Dengan masuknya Yudha dan Andi, maka susunan lengkap Dewan Pengawas Tirtanadi kini terdiri dari Arief S. Trinugroho, Effendy Pohan, Yudha Johansyah, dan Andi Atmoko Panggabean.

Formasi ini dinyatakan telah sesuai regulasi. Namun, PR besar masih tersisa di level direksi yang sebagian kursinya masih kosong.

Hadir dalam pelantikan tersebut antara lain Pj Sekdaprov Sumut Effendy Pohan, Inspektur Provinsi Sulaiman Harahap, serta jajaran OPD dan direksi Perumda Tirtanadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *