Deli Serdang - Serdang Bedagai

Harga Terkendali di Tengah Ancang-ancang Ramadan

89
×

Harga Terkendali di Tengah Ancang-ancang Ramadan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Menjelang Ramadan, denyut Pasar Rakyat Perbaungan di Kabupaten Serdang Bedagai tetap riuh.

Di sela aroma cabai dan bawang yang menyengat, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai memilih turun langsung memeriksa denyut harga dan pasokan pangan. Jumat pagi, 13 Februari 2026, Sekretaris Daerah Suwanto Nasution memimpin inspeksi mendadak, mewakili Bupati Serdang Bedagai.

Didampingi unsur forum koordinasi pimpinan daerah dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, Suwanto menyusuri lorong-lorong pasar, berdialog dengan pedagang, sekaligus mencatat harga kebutuhan pokok. Kehadirannya disambut hangat para penjual dan pembeli yang tengah bertransaksi.

Menurut Mawaddah, pedagang cabai dan bawang, harga sejumlah komoditas relatif stabil dan belum menunjukkan lonjakan berarti. Cabai yang dijualnya pun sebagian besar berasal dari panen petani lokal Sergai. “Stok aman, karena dari sini juga,” ujarnya.

Data yang dipaparkan Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sergai Riris Julita Ambarita memperlihatkan harga daging sapi bertahan di Rp130 ribu per kilogram. Cabai merah Rp33 ribu, cabai rawit Rp30 ribu, bawang merah Rp28 ribu. Gula pasir dijual Rp18 ribu, minyak goreng kemasan pemerintah Rp17.500, kedelai Rp13 ribu, dan telur ayam sekitar Rp1.600 per butir.

Suwanto menyebut sidak ini sebagai bagian dari fungsi kontrol pemerintah daerah menjaga daya beli masyarakat.

Ia memastikan pemerintah menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi lonjakan harga, termasuk menggelar operasi pasar murah. “Harapannya kondisi ini bisa bertahan sampai Idulfitri, agar masyarakat tenang beribadah tanpa terbebani harga pangan,” katanya.

Tak hanya soal harga, kunjungan itu juga dirangkai dengan aksi bersih-bersih melalui Gerakan Indonesia Asri.

Pasukan Merah bersama aparatur sipil negara bergotong royong membersihkan area sekitar pasar. Pemerintah daerah ingin memastikan bukan hanya harga yang stabil, tetapi juga lingkungan pasar tetap nyaman menjelang meningkatnya aktivitas belanja selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *