TERITORIAL24.COM, DELI SERDANG – Pagi itu, Rabu, 11 Februari 2026, halaman sejumlah klenteng di Kabupaten Deli Serdang tampak lebih ramai dari biasanya.
Bukan hanya umat yang bersiap menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, tetapi juga jajaran kepolisian yang datang membawa bingkisan.
Polresta Deli Serdang menyerahkan paket Imlek kepada para pengurus klenteng di beberapa titik, mulai pukul 09.30 WIB.
Kegiatan itu disebut sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat Tionghoa.
Penyerahan dilakukan oleh Kepala Satuan Binmas Polresta Deli Serdang, Kompol Syafrijal, mewakili Kapolresta. Ia mendatangi satu per satu rumah ibadah yang menjadi pusat kegiatan umat.
Di Klenteng Khong Miau Tekceng, Pasar Nol Lubuk Pakam, bingkisan diterima Jefri. Rombongan lalu bergerak ke Klenteng Toa Pek Kong di Pasar Dua Lubuk Pakam yang diterima Suhardi (Tayjen). Kunjungan berlanjut ke Klenteng Toa Pek Kong Hok Tek Cia Sin di Jalan Irian Gang Pekong, Kelurahan Tanjung Morawa Pekan, serta Klenteng Yayasan Sosial Darma Abadi di Desa Limau Manis, Tanjung Morawa.
Di setiap lokasi, suasana berlangsung hangat dan akrab. Tak ada protokoler berlebihan. Bingkisan diserahkan, tangan dijabat, dan percakapan ringan mengalir di serambi klenteng yang mulai dihias lampion merah.
“Kami berharap momentum Imlek ini semakin mempererat persaudaraan, menjaga kebersamaan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Deli Serdang,” ujar Syafrijal.
Bagi kepolisian, kunjungan itu bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi bagian dari strategi pendekatan kultural—membangun rasa aman melalui kedekatan sosial.
Di wilayah yang dihuni beragam etnis dan agama, stabilitas keamanan sering kali berkelindan dengan kualitas hubungan antarwarga.
Para pengurus klenteng menyampaikan apresiasi atas perhatian tersebut. Mereka berharap komunikasi dan sinergi yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan, terutama dalam menjaga suasana kondusif saat perayaan keagamaan.
Di tengah dinamika sosial yang kerap menguji toleransi, gestur sederhana seperti kunjungan dan bingkisan bisa menjadi simbol penting.












