TERITOIRAL24.COM, Tanjungbalai– Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Vihara Tri Ratna, Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Senin (16/2/2026) malam.
Kedatangan Wali Kota beserta rombongan disambut langsung oleh Ketua Vihara Tri Ratna Nursiah, Pembina Yayasan Vihara Tri Ratna Pek Tjong Lie, Wakil Ketua Harian Alex, pengurus vihara, serta jemaah, dengan iringan atraksi barongsai yang menambah semarak suasana.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai kepada seluruh masyarakat Tionghoa dan umat Konghucu di Kota Tanjungbalai.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, saya mengucapkan selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga tahun yang baru membawa kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk silaturahmi sekaligus memastikan perayaan Imlek berlangsung aman, nyaman, dan damai. Menurutnya, Kota Tanjungbalai adalah rumah besar bagi keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang harus dijaga bersama.
“Kita harus terus mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai kebajikan, kerja keras, serta harapan akan masa depan yang lebih baik. Menjaga toleransi antarumat beragama adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Mahyaruddin.
Lebih lanjut, Mahyaruddin Salim menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai pondasi utama pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa stabilitas nasional bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Oleh karena itu, dalam setiap agenda penting termasuk hari besar keagamaan, pemerintah daerah harus hadir untuk menjamin keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga lingkungan masing-masing, tidak mudah terprovokasi, serta bijak menyikapi informasi yang belum tentu benar atau hoaks.












