Sementara itu, Direktur Polteknaker, Yoki Yulizar, menyampaikan bahwa perubahan dunia kerja tidak hanya dipengaruhi oleh digitalisasi dan otomatisasi, tetapi juga arah pembangunan berkelanjutan.
“Green economy tidak hanya terkait isu lingkungan, tetapi juga menyangkut daya saing industri dan ketenagakerjaan. Ketika model bisnis berubah, kebutuhan tenaga kerja juga ikut berubah,” jelasnya.
Melalui pembekalan ini, Kemnaker berharap lulusan Polteknaker semakin siap menghadapi transformasi dunia kerja serta mampu memanfaatkan peluang di sektor green jobs dengan kompetensi yang relevan, adaptif, dan berdaya saing.(Akbar)












