“Kami telah mendapatkan penjelasan secara langsung dari manajemen, dan dapat kami pastikan bahwa isu yang beredar tersebut tidak benar. Hubungan antara pekerja dan manajemen tetap berjalan dengan baik dan kondusif,” ujarnya.
BRI memahami bahwa di era digital saat ini, penyebaran informasi dapat terjadi dengan cepat.
Oleh karena itu, BRI mengimbau kepada seluruh pihak untuk dapat menyaring informasi secara bijak serta mengedepankan klarifikasi melalui kanal resmi guna menghindari kesalahpahaman.
Ke depan, BRI akan terus memperkuat komunikasi internal dan eksternal guna memastikan setiap informasi yang beredar dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat maupun pekerja.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperoleh pemahaman yang tepat serta terus mendukung terciptanya hubungan kerja yang harmonis dan berkelanjutan di lingkungan BRI.(Anggi)












