TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap serangan cuaca ekstrem dampak siklon tropis senyar yang terjadi di kawasan Selat Malaka pada 26 November 2025.
Imbauan tersebut menyikapi peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Imbauan ini dengan harapan agar masyarakat terutama yang berada di wilayah rawan banjir, bantaran sungai, daerah pesisir, dan kawasan perbukitan yang berpotensi longsor selalu waspada dengan ancaman bencana dampak siklon tropis senyar itu,’ ujar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi lewat rilis pers Pemkab Asahan, Jum’at (28/11/2025).
Fenomena siklon propis senyar itu berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Riau. Sehingga Pemkab Asahan merasa penting untuk memberikan himbauan kepada warganya agar selalu waspada dalam rangka mengantisipasi potensi risiko di lapangan.
Karena siklon tropis senyar terpantau dapat memicu hujan deras, banjir, banjir pesisir (rob), tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas pelayaran akibat gelombang laut yang mencapai 2,5–4,0 meter di beberapa perairan.
Pemkab Asahan meminta warganya agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah rawan banjir, bantaran sungai, daerah pesisir, dan kawasan perbukitan yang berpotensi longsor. Selain itu diharapkan berhati-hati terhadap angin kencang dengan menghindar dari bawah pohon besar, serta meminimalkan aktivitas luar ruangan saat hujan lebat.
Nelayan dan pelaku transportasi laut juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi gelombang tinggi yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Asahan telah meminta OPD terkait, kecamatan dan desa serta kelurahan untuk memperkuat mitigasi lapangan, memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta memantau informasi resmi BMKG secara berkala agar potensi risiko dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Untuk situasi darurat atau laporan potensi bahaya, masyarakat diminta segera menghubungi Call Centre Pusdalops BPBD Asahan di nomor +62 851-9905-2683 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.












