Asahan - Tanjungbalai

Pemkab Asahan Paparkan Mekanisme Pelaksanaan BLTS Kepada Kadus

152
×

Pemkab Asahan Paparkan Mekanisme Pelaksanaan BLTS Kepada Kadus

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP ketika memaparkan tekhnis pelaksanan BLTS kepada Kadus yang digelar di Aula Kantor Dinas Sosial Asahan, Kamis (04/12/2025).(gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan memaparkan tekhnis pelaksanan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) kepada Kepala Dusun (Kadus) di Asahan.

Paparan dalam rangka menyamakan pemahaman terkait pengusulan, verifikasi dan finalisasi data penerima bantuan pemerintah itu digelar di Aula Kantor Dinas Sosial Asahan, Kamis (04/12/2025).

Acara itu dipimpin Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP dan dihadiri Kadis Sosial, bersama Kadis Dukcapil , Kependudukan serta OPD tekhnis.

Pokok pembahasan dalam acara itu fokus pada permasalahan kelayakan warga penerima serta dapat dimasukkan dalam daftar penerima.

Selain itu juga terkait permasalahan warga yang tidak layak atau tidak memenuhi kriteria sebagai penerima serta cara menghapus mereka melalui pemutakhiran data.

Pemkab Asahan menekankan pelaksanaan perbaikan data harus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dalam rangka memastikan realisasi bantuan sosial itu tepat sasaran dan diterima warga yang membutuhkan.

Dalam forum itu, para Kadus menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait tidak tepatnya data penerima bantuan.

Pemkab Asahan mengingatkan tentang pemahaman terhadap alur penyaluran bansos dari Kementerian Sosial itu. Karena bantuan yang disalurkan lewat Provinsi maupun Kabupaten itu menjadi kunci mengurangi miskomunikasi dengan warga.

Pemkab Asahan berharap agar seluruh Kadus dan operator data ditiap desa dapat bekerja lebih cepat, transparan, dan responsif dalam melakukan pemutakhiran data tersebut.

Upaya perbaikan data itu juga akan diperkuat melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan memanfaatkan basis data nasional DTSEN sebagai rujukan utama dalam penyusunan daftar penerima bantuan itu.

Dengan terlaksananya pemutakhiran dan integrasi data desa dengan sensus nasional dan data DTSEN, Pemkab Asahan optimistis program BLTS dan bantuan sosial lainnya dapat berlangsung lebih efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat.(gan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *