Deli Serdang - Serdang Bedagai

Perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan Keagamaan, Kejari Deli Serdang Bersama Tim Pakem Kejati Sumut Gelar Rakor

497
×

Perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan Keagamaan, Kejari Deli Serdang Bersama Tim Pakem Kejati Sumut Gelar Rakor

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Kejaksaan Negeri Deli Serdang mengadakan rapat koordinasi (rakor) Tim Pengawas Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) di Aula Kejari Deli Serdang, Selasa (06/05/2025).

Acara ini dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, yang diwakili Kasi Intelijen, Boy Amali, S.H., M.H. selaku Ketua Tim Koordinasi PAKEM, Kasi II Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Efan Apturedi, S.H., M.H. beserta Tim Intelijen Kejati Sumut, Anggota Tim Koordinasi PAKEM Kabupaten Deli Serdang yang terdiri dari unsur Kepolisian, Unsur TNI, Unsur Kemenag, Unsur Kesbangpol, Unsur Forum Ketua Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Rapat Koordinasi tersebut juga turut mengundang Kepala Dinas Pendidikan Kab. Deli Serdang, Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Deli Serdang, serta beberapa Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Deli Serdang.

Acara ini dibuka oleh Kasi Intelijen, Boy Amali, S.H., M.H, Kajari Deli Serdang Mochamad Jefri melalui Kasi Intelijen menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk memonitor aktivitas yang berkaitan dengan aliran kepercayaan serta dampaknya terhadap keamanan. Kasi Intelijen menambahkan bahwa informasi yang dikumpulkan dari kecamatan dan desa akan menjadi dasar tindak lanjut yang diperlukan.

“Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkrit dan efektif dalam rangka menjaga kondusifitas dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Deli Serdang, serta mencegah munculnya aliran aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang menyimpang,” ujar Boy Amali.

Sementara Kasi II Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dalam paparannya menyampaikan sejumlah poin penting terkait pengawasan dan pembinaan aliran kepercayaan di Indonesia.

Dalam paparan tersebut, dijelaskan bahwa penyelenggaraan rapat koordinasi ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi dari seluruh aparat pemerintah, aparat keamanan, serta tokoh agama dan masyarakat serta menjalin sinergi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *