TERITORIAL24.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak jajaran Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), khususnya Pimpinan Cabang (PC) Kota Medan, untuk lebih aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, eksistensi organisasi mahasiswa tak hanya diukur dari struktur kepengurusan, tetapi dari dampak nyata yang dihasilkan untuk publik.
“Organisasi yang sehat adalah yang bermanfaat. HIMMAH bisa berperan melalui aksi sosial, pengajaran gratis, hingga diskusi strategis bersama pemerintah dan kampus,” ujar Rico saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PC HIMMAH Kota Medan periode 2024–2026 di Aula OK Usman Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah, Medan Amplas, Selasa, 24 Juni 2025.
Rico hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar, serta Camat Medan Amplas, Putera Ramadhan.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa HIMMAH adalah bagian dari Al Jami’iyyatul Washliyah, organisasi keagamaan yang punya kontribusi besar dalam bidang pendidikan dan sosial di Sumatera Utara.
“Al Washliyah adalah warisan sejarah yang hidup. Perannya dalam membangun pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi sudah terbukti, dan ini sejalan dengan misi Kota Medan mewujudkan masyarakat unggul,” kata Rico.
Ia juga menjelaskan sejumlah inisiatif Pemko Medan dalam meningkatkan mutu pendidikan, termasuk digitalisasi pembelajaran berbasis Smart Class dan Metaverse, pembangunan pusat kreativitas pemuda, serta penguatan sinergi antara lembaga keagamaan dan pendidikan.
“Tujuannya jelas: membentuk generasi muda Medan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya di hadapan undangan yang mencakup Wakil Rektor I UMN Al Washliyah Dr. Anwar Sadat Harahap, Rektor Universitas Al Washliyah (Univa) Prof. Dr. HM Saiful Akhyar Lubis, serta Ketua PW HIMMAH Sumut, Kamaluddin N. Siregar.
Rico pun menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus HIMMAH Kota Medan yang baru dilantik.
Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk membuka ruang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa dalam upaya membangun Kota Medan yang inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan semangat “Medan Bertuah.”












