Religi

Safari Ramadhan 1447 H: Pesantren Ma’rifatul Hikmah Tanamkan Nilai Ketakwaan dan Anti-Bullying

272
×

Safari Ramadhan 1447 H: Pesantren Ma’rifatul Hikmah Tanamkan Nilai Ketakwaan dan Anti-Bullying

Sebarkan artikel ini

Kolaborasi Pesantren dan Masyarakat dalam Membentuk Generasi Muda yang Berkarakter dan Berani Berdakwah

Mengusung tema “Jadilah Pemuda yang Bertaqwa”, rombongan pesantren dipimpin langsung oleh Ustadz Yanda Hardiyansah, S.Pd.(foto:Din)

TERITORIAL24.COM,SERDANG BEDAGAI – Pondok Pesantren Ma’rifatul Hikmah kembali menunjukkan komitmennya dalam syiar Islam dan pemberdayaan pemuda melalui kegiatan Safari Ramadhan 1447 H.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Hidayah, Dusun 8, Desa Paya, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai pada Minggu (1/3/2026).

Mengusung tema “Jadilah Pemuda yang Bertaqwa”, rombongan pesantren yang dipimpin langsung oleh Ustadz Yanda Hardiyansah, S.Pd., disambut hangat oleh jamaah dan warga setempat.

Santri Sebagai Agen Dakwah: Mengambil Ibrah Kisah Nabi Ibrahim

Uniknya, Safari Ramadhan kali ini menonjolkan peran aktif santri. Muhammad Fahmi, santri kelas 9 asal Siborong-borong, didapuk menyampaikan tausiyah bertema kepemudaan.

Fahmi menekankan pentingnya memaksimalkan masa muda untuk hal produktif.

Muhammad Fahmi, santri kelas 9 asal Siborong-borong

Ia mengaitkan kekuatan fisik dan mental pemuda dengan kisah Nabi Ibrahim AS dalam Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 60.

Dalam penjelasannya, Fahmi mengisahkan keberanian Nabi Ibrahim muda yang berani menghancurkan berhala-berhala kaumnya demi menegakkan tauhid.

“Masa muda adalah masa paling penting yang diberikan Allah SWT. Ini adalah lambang kekuatan. Apabila kekuatan itu dipergunakan dengan baik untuk membela kebenaran seperti Nabi Ibrahim, ia menjadi potensi positif yang besar. Namun, jika kekuatan itu diarahkan pada hal yang buruk, ia akan menjadi potensi negatif,” ujar Fahmi di hadapan jamaah.

Misi Pendidikan: Integrasi Ilmu dan Karakter

Dalam sambutannya, Ustadz Yanda Hardiyansah, S.Pd., menegaskan bahwa Safari Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ajang latihan mental bagi para santri untuk terjun ke masyarakat.

“Kehadiran kami di sini bukan untuk menggurui atau merasa paling pintar. Namun, kami ingin melatih santri-santri kami untuk berani menyebarkan dakwah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” tegas Ustadz Yanda.

Selain syiar, Ustadz Yanda juga memperkenalkan keunggulan Pondok Pesantren Ma’rifatul Hikmah yang berlokasi di Dusun 3, Desa Sei Buluh, Kecamatan Sei Bamban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *