TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI — Memasuki hari ketiga Operasi Zebra Toba 2025 yang dimulai pada 17 November 2025, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltiblancar) di wilayah Polres Serdang Bedagai (Sergai) masih terpantau stabil.
Hal ini disampaikan Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Fauzul Arrasy, melalui pesan WhatsApp kepada media pada Kamis (20/11/2025).
Menurut AKP Fauzul, personel di lapangan sejak awal diarahkan untuk mengutamakan langkah preemtif dan preventif.
Edukasi dan sosialisasi telah dilakukan sebelum operasi dimulai, termasuk melalui media dan radio, untuk mengingatkan masyarakat agar memastikan dokumen dan kelengkapan kendaraan dalam kondisi lengkap sebelum bepergian.
“Ini semata-mata untuk keselamatan pengendara itu sendiri. Utamakan keselamatan daripada kecepatan, sayangilah keluarga yang menunggu di rumah,” ujarnya.
Ia menegaskan sejumlah pelanggaran yang menjadi fokus penindakan selama Operasi Zebra, antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, bermain ponsel saat berkendara, mengemudi dalam keadaan mabuk, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, memakai knalpot brong, menerobos lampu merah, mencuri marka jalan, serta berkendara melebihi batas kecepatan.
Untuk siswa SMA yang belum cukup umur membuat SIM, pihaknya masih memberi toleransi selama mereka mematuhi aturan. Namun bila terjadi pelanggaran, penilangan tetap akan dilakukan.
AKP Fauzul juga mengingatkan masyarakat mengenai program pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Jasa Raharja yang masih berlangsung hingga akhir Desember 2025.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut. “Tidak setiap saat pemutihan diberlakukan pemerintah,” katanya.
Pada minggu pertama Operasi Zebra 2025, personel hanya memberikan teguran tanpa sanksi. Namun memasuki minggu kedua, penindakan tilang akan dilakukan sesuai pelanggaran yang ditemukan.
Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas personel selama operasi berlangsung.












