Asahan - Tanjungbalai

Tokoh Agama Minta Pemkab Asahan Tidak “Bungkam” Soal Kasus Sengketa Gang Setia

273
×

Tokoh Agama Minta Pemkab Asahan Tidak “Bungkam” Soal Kasus Sengketa Gang Setia

Sebarkan artikel ini
Tokoh Agama Asahan Ustadz Nazib Syahrir.(gan)

Namun, semua seruan yang muncul terkesan tidak mendapat tanggapan atau diabaikan baik oleh pihak yang bersangkutan maupun Pemkab Asahan.

Sehingga kenyataan yang terjadi saat ini dalam penyelesaian kasus sengketa penutupan ruas gang yang sejak puluhan tahun lalu sudah menjadi jalur alternatif litasan warga dari Jalan Imam Bonjol menuja Jalan Pramuka atau sebaliknya itu, masih menimbulkan tanda tanya.

Nazib Syahrir memaparkan, susuai data yang ada padanya, keputusan pembongkaran gang tersebut juga tidak hanya datang dari warga yang terdampak maupun masyarakat yang menentangnya, juga datang dari DPRD Asahan. Keputusan wakil rakyat itu sesuai rekomondasi Komisi C DPRD Asahan Nomor 600.1.8/1042/KOM “C”- DPRD/VI/ 2025 tanggal 30 Juni 2025.

Namun apa yang menjadi harapan warga maupun pihak penentang penutupan gang itu tidak juga terwujud. Meski rekomondasi Komisi C DPRD Asahan itu telah disikapi Pemkab Asahan melalui Satpol PP dengan tiga kali melayangkan surat teguran kepihak yayasan sekolah milik etnis Tionghoa itu.

“Sesuai data yang ada pada saya ketiga surat terguran Pemkab Asahan yang dilayangkan melalui Satpol PP itu masing – masing bernomor 300.1/ 1544/ Satpol PP/ VII/ 2025 tanggal 21 Juli 2025 dan 300.1/ 1616/ Satpol PP/ VII/ 2025 tanggal 28 Juli 2025 serta 300.1/ 1695/ Satpol PP/ VIII/ 2025 tanggal 5 Agustus 2025. Anehkan, ada apa sebenarnya dengan masalah ini,” imbuh Nazib Syahrir.

Sementara, menyikapi pandangan tokoh agama itu, Kepala Dinas Kominfo Asahan Jutawan Sinaga S.STP yang dikonformasi teritorial24.com via jaringan selularnya dinomor 0813 9605xxxx, membantah jika Pemkab Asahan membungkam terkait penyelesaian kasus sengketa gang tersebut.

Menurutnya, saat ini Pemkab Asahan masih mencari solusi penyelesaian kasus itu dengan meminta Camat Kisaran Barat untuk melakukan mediasi dengan mempertemukan warga korban penutupan gang tersebut dengan pihak Yayasan Sekolah Maiteryawira.

Namun, saat disinggung apakah proses mediasi itu dipastikan akan dapat menyelesaikan permasalahan itu. Jutawan enggan untuk menjawabnya dengan meminta agar teritorial24.com bersabar menunggu.”Sabar ya Bang, kita tunggu hasil mediasinya dari Camat,” katanya.(gan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *