Asahan - Tanjungbalai

Tragis! Sekeluarga Tewas Ditabrak Kereta Api di Lintasan Tanpa Palang, Rencana Mau Belanja Kebutuhan Lebaran

407
×

Tragis! Sekeluarga Tewas Ditabrak Kereta Api di Lintasan Tanpa Palang, Rencana Mau Belanja Kebutuhan Lebaran

Sebarkan artikel ini
Mobil Terios yang dikendarai korban terbalik dan dikerumuni warga yang ingin melihat kejadin, (PM)

TERITORIAL24.COM, Asahan– Tragis! Satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan dua anak mereka meninggal dunia setelah minibus yang mereka tumpangi ditabrak Kereta Api (KA) Sribilah Utama U52, Minggu (23/03/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban menaiki minibus Toyota Terios dengan nomor polisi BK 1261 VL. Kendaraan tersebut melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Km 8+100, Jalur Stasiun Kisaran – Stasiun Hengelo, tepatnya di sekitar Desa Sei Halim, Kecamatan Air Batu.

Menurut saksi mata, warga sekitar sudah berusaha meneriaki pengendara mobil untuk berhenti karena kereta api akan segera melintas. Namun, diduga karena kaca mobil dalam keadaan tertutup rapat, para korban tidak mendengar peringatan tersebut.

“Tadi sudah banyak yang teriak, tapi mereka tidak dengar. Begitu sampai di tengah perlintasan, mungkin gugup atau ragu-ragu untuk mundur atau maju, akhirnya tertabrak. Keras sekali suara benturannya, mobil sampai terseret jauh,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Kereta api yang datang dengan kecepatan tinggi dari arah Kisaran menuju Rantau Prapat menghantam mobil tersebut hingga terseret beberapa meter. Warga yang berada di lokasi langsung berhamburan mendekat, namun seluruh penumpang di dalam mobil sudah tidak bernyawa.

Menurut keterangan tetangga korban, keluarga tersebut sedang dalam perjalanan menuju Kisaran untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

“Mereka ini mau ke Kisaran belanja persiapan Lebaran. Iparnya sudah duluan naik sepeda motor dan menunggu di Kisaran. Suaminya bekerja sebagai sales, istrinya seorang guru honorer. Orangnya baik, biasa lewat jalur ini karena lebih dekat,” ungkap seorang tetangga korban melalui sambungan telepon.

Dari data yang diperoleh, korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tragis ini adalah: Kahar (35) – Suami, Wiriani (30) – Istri, Erlin Muazan (6) – Anak perempuan, Khain (2) – Anak laki-laki.

Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian saat petugas dan warga mengevakuasi jasad para korban dari dalam kendaraan. Sejumlah warga masih memadati lokasi untuk melihat proses evakuasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *