Meskipun prosesnya bertahap, Muhammad Fadly meminta seluruh pengelola segera melengkapi persyaratan yang ditentukan, termasuk uji laboratorium bahan makanan dan sertifikasi kebersihan.
“Selain itu, Pemko Tanjungbalai juga berkoordinasi dengan Instansi dan Dinas terkait untuk memastikan pengelolaan sampah di lingkungan dapur tidak mengganggu higienitas dan kualitas produksi,” tuturnya.
Mengakhiri penjelasannya, Wakil Wali Kota Tanjungbalai menyatakan bahwa dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi lintas sektoral, Pemko Tanjungbalai berharap program SPPG dapat terus berjalan optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan gizi masyarakat dan mendukung generasi sehat di Kota Tanjungbalai.(ilham)












