Murfi Kadafi menegaskan bahwa Yakesma Sergai berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga yang menjembatani kebaikan dan kepedulian sosial.
Ia mengajak seluruh pihak, baik dari masyarakat umum, pemerintah desa, maupun lembaga lain, untuk bersinergi membantu warga yang membutuhkan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga sosial agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera tertangani. Kebaikan hanya akan bermakna jika dilakukan bersama-sama,” tambahnya.
Dalam pandangan Islam, tolong-menolong merupakan amal mulia yang sangat dianjurkan. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Maidah ayat 2:
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”
Kisah Misran menjadi pengingat bahwa di sekitar kita masih banyak saudara yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.
Dengan gotong royong dan kepedulian, penderitaan mereka bisa sedikit diringankan.
Yakesma Sergai pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya memberi bantuan materi, tetapi juga membantu dalam hal administrasi pengurusan BPJS serta memberikan dukungan moral dan doa.
“Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang turut membantu. Keluarga Misran membutuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga perhatian dan doa dari kita semua,” tutup Murfi Kadafi dengan penuh harap.
Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan dan nilai-nilai Islam masih hidup di tengah masyarakat.
Melalui keikhlasan dan kebersamaan, setiap kebaikan kecil akan menjadi cahaya yang menerangi jalan bagi mereka yang tengah berjuang dalam kesulitan.***












