TERITORIAL24.COM,Tebing Tinggi-Sebanyak 100 calon pendekar dari Perguruan Silat Cimande Kota Tebing Tinggi akan menerima sertifikat dan sabuk kehormatan dalam sebuah acara resmi yang akan digelar di Pondok Pesantren Asbabul Rahmah, Kota Tebing Tinggi, pada Ahad, 21 Syawal 1446 H atau bertepatan dengan 20 April 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Halal Bihalal keluarga besar PS Kocima (Perguruan Silat Kombinasi Cimande) dan merupakan tindak lanjut dari ujian kenaikan tingkat yang telah dilaksanakan pada Januari 2025 lalu.
“Para murid yang lulus dan berhasil dalam ujian berhak menerima kenaikan tingkat sesuai kelas dan level masing-masing,” ujar Ustadz Muslim Istiqomah, S.E., S.S.Q., C.TP, kepada media, usai acara Halal Bihalal di Padepokan Cimande, Kelurahan Mekar Sentosa, Kota Tebing Tinggi.
Acara ini turut melibatkan berbagai tokoh penting, seperti Guru Besar PS Kocima Sumut, Bapak M. Syahrul Al Bantani, B.Sc., serta Ustadz Jusni Silalahi, S.Pd.I. Keduanya memberikan apresiasi atas semangat para murid dalam menempuh ujian dan menekuni seni bela diri tradisional sebagai sarana pembinaan mental dan karakter.
Menurut Bapak Syahrul, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penghargaan, tetapi juga sebagai upaya menjaga dan membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba, judi, geng motor, begal, serta penyakit sosial lainnya.

“Pembinaan terhadap anak-anak dan generasi muda harus terus dilakukan demi keselamatan bangsa ini di masa depan. Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak,” ujarnya.
Ustadz Jusni menambahkan bahwa pihaknya berencana mengundang unsur pemerintah, DPR, Polres, dan berbagai lembaga terkait untuk hadir dan memberikan dukungan terhadap program pembinaan generasi muda ini.
“Kami mengajak seluruh murid untuk hadir bersama orang tua masing-masing. Semoga acara ini berjalan lancar, sukses, dan penuh keberkahan,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai bela diri, disiplin, dan spiritualitas di kalangan generasi muda Tebing Tinggi, sekaligus mengukuhkan komitmen perguruan dalam membina pendekar yang berakhlak dan bertanggung jawab.***












