Hukum & Kriminal

42 Kali Beraksi, Polisi Tembak Pencuri Motor Ojol Wanita Disabilitas

76
×

42 Kali Beraksi, Polisi Tembak Pencuri Motor Ojol Wanita Disabilitas

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Polisi menangkap seorang pria, M Arif Matondang (30), diduga terlibat pencurian sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) wanita tunarungu di Kota Medan, Sumatera Utara.

“Pelaku pencuri motor driver ojol (menyandang tunarungu) sudah ditangkap,” kata Kanit JCS Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, Selasa (25/8/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan, pelaku yang merupakan warga Tebing Tinggi diduga telah melakukan 42 kasus pencurian sepeda motor di sejumlah wilayah.

Aksi tersebut tidak hanya dilakukan di Kota Medan, tetapi juga menyebar ke sejumlah daerah di Sumut.

“Pelaku sudah melakukan 42 kasus yang sama di wilayah hukum Kota Medan, Medan Belawan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang,” kata Bimo.

“Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun,” sambungnya.

Dia mengungkapkan salah satu kasus yang diungkap berkaitan dengan pencurian sepeda motor milik seorang driver ojol.

 

“Modus pelaku berpura-pura ingin membantu,” kata Bimo.

 

Terhadap tersangka Arif Matondang diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya karena melawan saat penyergapan.

Usai ditangkap polisi kemudian memboyong tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mengeluarkan peluru yang bersarang di kakinya.

Sebelumnya, seorang pengemudi ojek online (ojol) penyandang disabilitas berinisial di Kota Medan.

Setelah menjadi korban tabrak lari angkot, sepeda motor yang menjadi sumber penghasilannya justru dibawa kabur oleh seorang pria yang sempat berpura-pura memberikan pertolongan.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jamin Ginting, Medan, pada Minggu, 5 Juli 2026 lalu. Saat itu, RA mengalami kecelakaan setelah disenggol sebuah angkot yang kemudian langsung melarikan diri dari lokasi.

Warga yang melihat kejadian berusaha membantu korban dan membawanya ke rumah sakit. Di tengah situasi tersebut, seorang pria yang mengaku ingin membantu justru diduga memanfaatkan keadaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *