MEDAN I TERITORIAL24.COM – Sebanyak 760 atlet pelajar dari berbagai kecamatan di Kota Medan ambil bagian dalam Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Wali Kota Medan I Tahun 2026.
Kejuaraan yang untuk pertama kalinya digelar tersebut dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Sepak Bola Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (18/9/2026).
Kompetisi berlangsung selama sepekan dengan mempertandingkan dua kelompok usia, yakni tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Untuk tingkat SD, turnamen diikuti 21 tim dari kecamatan. Sementara kategori SMP diikuti 20 tim kecamatan.
Pertandingan digelar di Lapangan Sepak Bola Balai Desa Helvetia dan Lapangan Sepak Bola Gajah Mada Krakatau Medan. Sementara partai final direncanakan berlangsung di Stadion Kebun Bunga.
Saat membuka kejuaraan, Rico Waas menegaskan bahwa kompetisi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada perebutan trofi.
Menurutnya, pengalaman bertanding, penerapan sportivitas, serta kesempatan mempraktikkan kemampuan yang telah dilatih menjadi bagian penting dari turnamen.
“Intinya acara ini bukan mencari pialanya. Tapi bagaimana pengalaman di dalam kejuaraan, bagaimana sportivitas dilatih, adil, dan bagaimana skill yang selama ini sudah dilatih bisa dijalankan dan dipraktikkan secara langsung,” kata Rico.
Ia juga meminta para camat turut memberikan dukungan kepada tim yang mewakili wilayah masing-masing. Para atlet, kata dia, tidak hanya membawa nama pribadi maupun sekolah, tetapi juga membawa nama kecamatan.
“Pertandingannya adalah membawa nama kecamatan masing-masing. Ini marwah kecamatan masing-masing,” ujarnya.
Rico berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan penuh semangat serta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan untuk meraih prestasi olahraga pada masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan H.T. Chairuniza mengatakan, kejuaraan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, serta daya saing atlet pelajar di tingkat kecamatan.












