Asahan - Tanjungbalai

Plt Dirjen Perkebunan Kementan Tinjau Lokasi Cetak Sawah Di Asahan

184
×

Plt Dirjen Perkebunan Kementan Tinjau Lokasi Cetak Sawah Di Asahan

Sebarkan artikel ini
PLT Dirjen Perkebunan Kementan Dr Abdul Roni Angkat didampingi Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi ketika meninjau lokasi program cetak sawah di Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut, Senin (28/07/2025).(gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan-Pelaksana tugas Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Plt Dirjen Kementan ) Dr Abdul Roni Angkat meninjau lokasi rencana cetak sawah di Asahan, Senin (28/07/2025).

Dr Abdul Roni Angkat mendatangi lokasi pendukung program ketahanan pangan di Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut itu dengan didampingi Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos MSi.

Plt Dirjen Perkebunan Kementan Dr. Abdul Roni Angkat disela-sela peninjauannya menyampaikan komitmen Kementerian Pertanian untuk mendukung program cetak sawah di Asahan.

Dirinya meminta kepada Desa Silo Bonto dan Camat Silau Laut serta OPD terkait dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada agar proses pengerjaan tidak menemui kendala kedepannya.

“Kita harap cetak sawah ini bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Permasalahan yang muncul di lapangan harus segera diselesaikan. Kami siap membantu Pemkab Asahan dan meminta Forkopimda untuk turut serta mendukung kelancaran program ini,”kata Dr Abdul Roni Angkat di sela-sela acara yang juga dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP, Dandim, Danlanal TBA, OPD terkait, Camat serta Kepala Desa Silo Bonto itu.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos MSi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Plt Dirjen Perkebunan Kementan dan tim yang telah hadir dan meninjau langsung progres cetak sawah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Kami berharap Dr Abdul Roni Angkat dapat terus mendukung dan membantu program cetak sawah yang sangat penting bagi masyarakat Asahan ini,” tuturnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa lahan yang direncanakan akan dicetak menjadi sawah seluas 1.200 hektare. Lahan tersebut milik masyarakat. Karenanya, dirinya mengimbau Kepala Desa untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga agar program ini berjalan lancar.

“Kepada Kepala Desa Silo Bonto, saya minta agar berkomunikasi aktif dengan masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu lahan yang akan digunakan merupakan lahan masyarakat, perlu pendekatan yang baik,” papar Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *