Asahan - Tanjungbalai

Hempang Pengibaran Bendera One Piece, Bupati Dan Wakil Bupati Asahan Turun ke Jalan Bagikan Bendera Merah Putih

225
×

Hempang Pengibaran Bendera One Piece, Bupati Dan Wakil Bupati Asahan Turun ke Jalan Bagikan Bendera Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi didampingi Wakil Bupati Rianto SH, MAP dan Forkopimda membagikan bendera merah putih kepada seorang wanita pengendara sepeda motor dalam acara bagi – bagi bendera di depan Kantor Dinas Perpustakaan Asahan di Jalan Cokroaminoto Kisaran, Rabu (6/8/2025).(gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi bersama Wakil Bupati Rianto SH, MAP dan Forkopimda turun kejalan membagikan bendera merah putih kepada warga. Selain dalam rangka mengundang antusiasme warga terhadap simbol negara itu langkah tersebut juga untuk menghempang pengibaran bendera One Piece yang kini viral di media sosial.

Bagi – bagi bendera merah putih itu dilaksanakan di depan Kantor Dinas Perpustakaan Asahan di Jalan Cokroaminoto Kisaran. Pelaksanaannya tidak dilakukan diatas panggung besar atau secara formal, tetapi secara dadakan dengan menghentikan satu persatu pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki yang melintas.

“Silakan orang suka anime, itu hiburan. Tapi jangan sampai bendera fiksi seperti dalam film One Piece dikibarkan lebih tinggi dari bendera merah putih.” ujar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi di sela – sela acara yang digelar Rabu (6/8/2025) itu.

Taufik mengatakan, gerakan itu bukan bagian dari agenda formal Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Hal itu dalam rangka menggugah atau mengundang antusiasme warga terhadap simbol negara yang semakin hari semakin meredup. Karena itu, daripada menggelar acara seremonial, mereka memilih langsung turun ke lapangan.

“Hari ini masih banyak rumah tidak memasang bendera merah putih. Mungkin bukan karena tidak mau, bisa jadi pemilik tidak punya. Maka kita bantu,” ujar Taufik.

Dia juga memaparkan, sebanyak 3.250 bendera merah putih hasil gotong royong OPD dan dukungan swasta lokal itu dibagikan. Pembagiannya tidak hanya dilakukan di kota, juga ke desa – desa, lokasi objek wisata, rumah veteran, komunitas pelajar, dan 14 perwakilan etnis di Asahan.

Gerakan ini berlangsung hingga 15 Agustus dan akan menjangkau seluruh kecamatan. Tidak ada pemaksaan, hanya ajakan. “Kalau Merah Putih tidak lagi kita hormati, lalu siapa yang akan menjaga simbol negara ini.” tutur Taufik.(gan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *