Polhukam

‎Sikap Umat Islam Hadapi Aksi Massa: Ustadz Muslim Istiqomah Ingatkan Jangan Terprovokasi ‎

484
×

‎Sikap Umat Islam Hadapi Aksi Massa: Ustadz Muslim Istiqomah Ingatkan Jangan Terprovokasi ‎

Sebarkan artikel ini
‎Pembina Majelis Taklim Persaudaraan Islam (MTPI), Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ, C.TP,(foto: Dok MTPI)

‎TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI – Dalam sepekan terakhir, aksi massa terjadi di berbagai daerah di Indonesia dengan diiringi kerusuhan, bentrokan, hingga penjarahan.

‎Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya umat Islam, mengenai bagaimana sebaiknya bersikap menghadapi situasi bangsa yang penuh dinamika.

‎Ustadz Muslim: Ikuti Arahan Ulama yang Lurus

‎Pembina Majelis Taklim Persaudaraan Islam (MTPI), Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ, C.TP, memberikan imbauan agar umat Islam tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

‎Ia menekankan bahwa kekuatan umat ada pada kepatuhan terhadap arahan ulama yang berjuang menjaga keutuhan bangsa.

‎“Umat Islam harus mengikuti komando ulama-ulama yang lurus, ulama yang sejak awal memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.”

‎” Jika ulama meminta kita bersabar, kita bersabar. Jika ulama meminta kita menahan diri, kita menahan diri. Itulah ketaatan kita kepada mereka,” jelas Ustadz Muslim,Ahad(31/8/2024).

‎Aksi Damai Sesuai Konstitusi

‎Menurutnya, sebagian aksi massa sudah tidak lagi murni, karena ada pihak yang mencoba menunggangi untuk kepentingan politik tertentu. Oleh sebab itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah diprovokasi.

‎“Aksi-aksi saat ini sudah tidak murni. Ada pihak yang ingin memanfaatkan massa untuk kepentingan politik jahat mereka. Sekali lagi, jangan terprovokasi dengan cara-cara busuk dan murahan,” tegasnya.

‎Meski demikian, Ustadz Muslim menegaskan bahwa aksi demonstrasi adalah hak warga negara selama dilakukan dengan cara damai dan sesuai konstitusi.“Silakan aksi damai, tapi jangan sampai merusak apalagi menjarah,” tambahnya.

‎Pesan kepada Pemerintah dan Aparat

‎Ia juga menyampaikan pesan kepada pemerintah dan aparat agar lebih bijak dalam merespons kondisi yang berkembang.

‎Menurutnya, keresahan masyarakat muncul akibat kebijakan sejumlah pejabat.

‎“Segera ganti pejabat-pejabat dan menteri-menteri yang membuat gaduh hingga rakyat marah. Kabulkan tuntutan rakyat agar situasi segera terkendali,” ujarnya.

‎Doa untuk Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *