TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Di tengah banyaknya pejabat publik yang kerap tampil saat sorotan kamera menyala, Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi sekaligus Ketua DPD PKS Kota Tebing Tinggi, Anda Yaser Albantani, memilih menunjukkan kepedulian melalui tindakan nyata.
Komitmen tersebut kini memasuki fase penting setelah kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas tuna rungu dan wicara berinisial W (33) yang mendapat pendampingan penuh sejak awal, memasuki tahap akhir persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sei Rampah.
Terdakwa dalam perkara tersebut, Jaka Kamandanu alias JK (40), kini menghadapi tuntutan berat dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 16 tahun penjara berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).
Berawal dari Sebuah Pesan Singkat
Perjalanan panjang pengawalan kasus ini bermula pada Rabu, 24 Desember 2025. Saat itu, Anda Yaser Albantani menerima pesan WhatsApp dari Nurianingsih Bude, kerabat korban, yang meminta bantuan terkait dugaan kekerasan seksual yang dialami keponakannya.
Menerima laporan tersebut, Yaser langsung bergerak cepat. Ia menginstruksikan Bidang Advokasi DPD PKS Kota Tebing Tinggi bersama Ketua Tim Paralegal Bantuan Hukum Gerakan Masyarakat Adil (GEMA) Tebing Tinggi, Agusri Putra P. Nasution, S.H., untuk memberikan pendampingan hukum secara penuh tanpa memungut biaya.
Bagi Yaser, perkara yang menyangkut keselamatan dan martabat perempuan tidak boleh diselesaikan dengan kompromi ataupun pendekatan yang melemahkan proses hukum.
Soroti Pentingnya Perlindungan Korban
Sejak proses penyelidikan berlangsung di Unit PPA Satreskrim Polres Tebing Tinggi, Yaser secara terbuka menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual, khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
“Bagaimana mungkin seorang predator seksual masih bisa menghirup udara bebas setelah merusak masa depan seorang wanita? Apakah kita harus menunggu ada korban-korban lain berjatuhan baru hukum bergerak dengan taji yang tajam?” tegas Yaser,Sabtu(6/6/2026).












