TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI– Di bawah langit pagi yang teduh, Senin 1 September 2025, ratusan langkah muda berderap dari Lapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi.
Mereka adalah anak-anak bangsa, mahasiswa dan pemuda yang menamai diri Cipayung Plus dan Koalisi Masyarakat Sipil.
Bersatu dalam satu irama, mereka menapaki jalan perjuangan menuju Polres di Jalan Pahlawan, lalu berlanjut ke Gedung DPRD Kota Tebing Tinggi di Jalan Dr. Sutomo.
Mereka datang bukan membawa amarah, melainkan suara hati rakyat yang selama ini terabaikan.
Dentuman orasi menggema, menyibak udara kota, menyampaikan empat tuntutan yang lahir dari keresahan nurani:
1. Batalkan tunjangan mewah DPR RI.
2. Sahkan RUU Perampasan Aset.
3. Reformasi Polri secara menyeluruh.
4. Usut tuntas kematian almarhum Affandi Kurniawan.
“Kami menegaskan bahwa tuntutan ini adalah suara rakyat yang wajib didengar, dikawal, dan diperjuangkan oleh DPRD serta Forkopimda Kota Tebing Tinggi,” seru salah seorang mahasiswa, dengan suara yang membelah riuh kerumunan.
Di tengah getar semangat itu, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi, Sakti Khadaffi Nasution, membuka pintu dialog.

Ia menegaskan komitmen untuk menampung setiap aspirasi dan menyampaikannya ke tingkat pusat.
Sebuah janji yang diharapkan tak hanya berhenti pada kata, melainkan menjelma menjadi nyata.
Majelis Taklim Persaudaraan Islam kota Tebing Tinggi (MTPI)memandang, aksi damai yang digelar mahasiswa ini adalah wujud kedewasaan demokrasi.
Di antara terik matahari dan keringat yang bercucuran, mereka tetap menjaga ketertiban, membuktikan bahwa aspirasi bisa disuarakan tanpa ricuh, tanpa luka.
“Anak-anak muda telah menunjukkan bahwa perjuangan bisa dibungkus dengan damai, dan kritik bisa lahir dengan santun.”
Kami dari MTPI mengapresiasi langkah ini, semoga menjadi cahaya bagi perubahan,” demikian ungkapan penuh harap dari pembina MTPI,Ustadz Muslim Istiqomah.
Hari itu, Tebing Tinggi tak hanya menyaksikan unjuk rasa. Ia menyaksikan sejarah kecil: bagaimana suara rakyat menemukan jalannya, bagaimana demokrasi bernafas lewat keberanian generasi muda.***












