Polhukam

Pemko Medan dan Forkopimda Komitmen Tutup Semua Celah Narkoba

102
×

Pemko Medan dan Forkopimda Komitmen Tutup Semua Celah Narkoba

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memberantas narkoba, perjudian, dan kejahatan jalanan di Kota Medan.

Penegasan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri konferensi pers dan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus oleh Polrestabes Medan di Lapangan Polrestabes Medan, Senin (13/4/2026).

Dalam keterangannya, Rico menyebut tingginya angka pengungkapan kasus menunjukkan bahwa ancaman kejahatan di Kota Medan masih sangat serius dan terjadi secara berulang.

“Selama saya menjabat, bersama Kapolrestabes, sudah empat kali kita melakukan konferensi pers seperti ini. Artinya, kasus-kasus ini bukan sedikit, tetapi cukup banyak dan berulang,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa narkoba dan perjudian menjadi perhatian utama karena dampaknya yang merusak masyarakat, terutama generasi muda.

Oleh sebab itu, Pemko Medan bersama Forkopimda berkomitmen untuk tidak memberikan celah sedikit pun terhadap praktik-praktik ilegal tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Medan, kami mengapresiasi setinggi-tingginya kinerja Polrestabes Medan dan seluruh Forkopimda. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban di Kota Medan,” katanya.

Rico juga memastikan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum akan terus diperkuat demi menciptakan kondisi kota yang aman dan kondusif.

“Kami pastikan tidak ada ruang untuk narkoba, perjudian, maupun kejahatan lainnya di Kota Medan. Ini komitmen bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rico menegaskan langkah tegas juga akan diterapkan di lingkungan internal Pemko Medan. Ia memastikan sanksi berat, termasuk pemecatan, akan diberikan kepada aparatur sipil negara yang terlibat dalam praktik ilegal.

“Jika ada yang terlibat narkoba, perjudian, atau menjadi kurir, sudah kami pastikan akan kami pecat. Tidak ada ruang narkoba di Pemerintah Kota Medan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026, pihaknya mencatat peningkatan pengungkapan kasus sebesar 24 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *