Asahan - Tanjungbalai

Diskanla Asahan Gelar Sarasehan Pengembangan Perikanan

305
×

Diskanla Asahan Gelar Sarasehan Pengembangan Perikanan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP secara simbolis menyerahkan bantuan perahu alat tangkap ikan kepada salah seorang nelayan dalam acara sarasehan pengembangan sektor perikanan yang di UPT Balai Benih Ikan Air Tawar (BBI-AT) Rawang Pasar V, Selasa (18/11/2025). (gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan- Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Asahan melaksanakan sarasehan pengembangan sektor perikanan dalam rangka mengidentifikasi tantangan budidaya ikan dan merumuskan arah kebijakan serta memperkuat kolaborasi pelaku perikanan di Asahan.

Acara dibuka Wakil Bupati Asahan itu digelar di UPT Balai Benih Ikan Air Tawar (BBI-AT) Rawang Pasar V, Selasa (18/11/2025).

Sarasehan itu diikuti organiasi atau kelompok pelaku usaha perikanan seperti KTNA, AMPA, HNSI, UPR dan Pokdakan.

Juga diikuti, pengusaha perikanan dan unsur kecamatan serta organisasi pendukung lainnya. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan perikanan secara simbolis kepada penerima manfaat sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan produksi dan produktivitas sektor perikanan.

Kadis Kanla Asahan Umar Simangunsong, SP, MM, menjelaskan sektor perikanan memegang peran strategis dalam tiga prioritas pembangunan daerah: Diantaranya tiga prioritas pembangunan daerah itu, Asahan Sehat, Asahan Ekonomi Bangkit, dan Asahan Swasembada Pangan Petani Makmur.

Sebanyak 100 peserta mengikuti sarasehan tersebut. Mereka mewakili berbagai kelompok nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha. DIkesempatan ITU juga diserahkan bantuan perikanan secara simbolis kepada penerima manfaat sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan produksi dan produktivitas sektor perikanan.

Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, dalam arahannya mengatakan, perikanan budidaya terus berkembang menjadi sumber pemenuhan konsumsi ikan.

Namun semuanya tidak lepas dari berbagai tantangan seperti ketersediaan benih unggul, biaya pakan yang tinggi, kualitas air yang menurun, serta rendahnya adopsi teknologi.

Menurutnya, dalam rangka meningkatkan perteumbuhan usaha perikanan yang lebih efesien, berkelanjutan, dan berorientasi pasar diperlukan sinergi seluruh pihak.

Selain itu juga dilakukannya langkah pemanfaatan teknologi yang diharapkan dapat membantu nelayan menghemat biaya operasional serta meningkatkan stabilitas lingkungan budidaya sehingga dapat menghasilkan panen yang lebih optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *