Kota Medan

Komisi 3 DPRD Medan Minta Coju Coffee Atur Volume Live Musik, Warga Minta Ketegasan

245
×

Komisi 3 DPRD Medan Minta Coju Coffee Atur Volume Live Musik, Warga Minta Ketegasan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Komisi 3 DPRD Medan merekomendasikan agar Coju Coffee di Jalan Bunga Cempaka, Padang Bulan Selayang II, Medan Selayang tetap boleh menggelar live musik, asalkan memperhatikan etika dan tidak mengganggu warga sekitar.

Rekomendasi itu disampaikan Ketua Komisi 3, Salomo TR Pardede, dalam rapat dengar pendapat (RDP) menindaklanjuti keluhan kebisingan dari warga, Senin (24/11/2025) di ruang Komisi 3 DPRD Medan.

Sebelumnya, warga bernama Richard Eddy Lingga mengadukan kebisingan musik dari kafe tersebut.

Ia menyebut keluhan itu sudah berulang kali disampaikan kepada pihak usaha hingga sempat dimediasi kecamatan sejak Agustus 2025, namun gangguan suara masih terjadi.

“Benar-benar mengganggu. Kami sudah sampaikan berulang kali agar memperhatikan lingkungan. Tapi tetap saja terjadi kebisingan, makanya kami mengadu ke DPRD,” ujar Richard.

RDP juga dihadiri sejumlah OPD Pemko Medan, perwakilan kecamatan, serta Lurah PB Selayang II, Novia Zahra Sormin, yang menyatakan bahwa mediasi sebelumnya memang telah dilakukan.

Menanggapi semua keluhan, Salomo menegaskan agar Coju Coffee mematuhi keputusan yang diambil bersama.

“Silakan live musik, tapi patuhi etika. Volume suara diatur supaya tidak mengganggu warga,” ujarnya.

Perwakilan Coju Coffee, Choky Simatupang, menyatakan kesediaan untuk mengikuti keputusan tersebut.

“Kita akan atur volume musik sesuai kesepakatan,” katanya.

Usai RDP, Richard Eddy Lingga mengatakan dirinya menerima keputusan DPRD.

Ia menyebut live musik hanya digelar pada Sabtu dan Minggu, namun tetap harus menjaga etika dan tidak mengganggu warga sekitar.

“Kami terima keputusan ini, tapi tetap harus memperhatikan suara. Jangan sampai mengganggu kami sebagai warga,” ujarnya.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *