TERITORIAL24.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali melakukan penguatan struktur birokrasi dengan melantik 22 pejabat manajerial di lingkungan Pemko Medan.
Pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Medan, Rabu (29/7/2026), dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemko Medan untuk memperkuat organisasi pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 22 pejabat yang dilantik terdiri dari dua Pejabat Administrator dan 20 Pejabat Pengawas yang akan mengemban tugas di sejumlah perangkat daerah.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan Sekda Wiriya Alrahman, ditegaskan bahwa amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan dedikasi, profesionalisme, dan integritas tinggi.
“Setiap pelayanan harus semakin cepat, sederhana, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Bangun kebiasaan bekerja yang proaktif, responsif, serta mampu memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warga,” ujar Wiriya.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar mampu menjalankan empat tanggung jawab utama, yakni mengelola sumber daya secara optimal, membangun sinergi dan kerja sama yang solid baik di internal maupun antarperangkat daerah, mengambil keputusan secara tepat dan terukur, serta memastikan seluruh program kerja berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, Wiriya menekankan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.
“Kami minta bapak dan ibu menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan menguatkan etos kerja demi mewujudkan visi pembangunan daerah. Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita. Mari kita jawab kepercayaan tersebut dengan disiplin yang kuat dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan Kota Medan yang inklusif, maju, dan berkelanjutan,” tutupnya.












