TERITORIAL24.COM, LABUHANBATU – Polres Labuhanbatu menggelar doa bersama lintas agama untuk memohon keselamatan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara dari potensi bencana alam.
Kegiatan berlangsung di Aula Serbaguna Polres Labuhanbatu, Jalan M.H. Thamrin, Rantauprapat, Jumat, 28 November 2025.
Acara diikuti jajaran Polres Labuhanbatu, tokoh agama dari berbagai kepercayaan, serta perwakilan masyarakat dari dua kabupaten.
Wakapolres Labuhanbatu, Kompol H. Matondang, S.H., M.H., hadir bersama para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, brigadir, dan ASN Polri.
Dari unsur agama Labuhanbatu hadir Ketua MUI, perwakilan Kemenag, Ketua FKUB, serta pimpinan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Al Washliyah, PGI, BKAG, NU, dan Majelis Buddhayana Indonesia. Tokoh agama Labuhanbatu Utara juga turut serta, termasuk Ketua MUI Labura, Kakan Kemenag, Ketua FKUB, perwakilan Muhammadiyah, NU, Al Washliyah, DMI, dan Ketua PGI.
Dalam sambutannya, Kompol Matondang menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Ia menyatakan doa bersama menjadi langkah moral untuk memohon perlindungan bagi masyarakat dua kabupaten.
Polres Labuhanbatu juga menyerahkan tali asih kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Santunan diberikan langsung oleh Kapolres dan mendapat sambutan hangat dari para tokoh agama.
Doa dipimpin bergantian oleh perwakilan tiga agama: H. Hamid Zahid Hasibuan (Islam), Pdt. Benny Hutagalung, S.Th (Kristen), dan Fie Kim (Buddha).
Setelah rangkaian doa selesai, kegiatan ditutup dengan foto bersama. Acara berlangsung aman dan kondusif.(Arif)












