Kota Medan

Saipul Bahri Minta BBWS Perbaiki Sungai di Medan, Ingatkan Warga: “Jangan Buang Sampah Sembarangan”

221
×

Saipul Bahri Minta BBWS Perbaiki Sungai di Medan, Ingatkan Warga: “Jangan Buang Sampah Sembarangan”

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Banjir yang melanda Medan pada 27 November lalu kembali membuka daftar panjang persoalan lingkungan di kota ini.

Anggota DPRD Medan dari Partai NasDem, Saipul Bahri SE, menilai musibah tersebut seharusnya menjadi ajang introspeksi bersama—bukan ajang saling menyalahkan.

“Ini saatnya kita bercermin. Jaga lingkungan kita masing-masing,” katanya kepada wartawan, Senin (1/12/2025).

Saipul menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan, termasuk berhenti membuang sampah ke parit dan sungai. Menurutnya, banjir ini harus menjadi pengalaman berharga untuk mengubah perilaku.

Selain soal perilaku masyarakat, Saipul juga menyoroti penanganan pascabencana. Ia meminta Pemko Medan memaksimalkan bantuan untuk warga terdampak, sembari mendesak pemerintah pusat—melalui Kementerian PUPR dan BBWS Sumatera II—untuk segera memperbaiki dan menormalisasi seluruh sungai di Medan.

Kondisi sungai yang dangkal dan sempit, menurutnya, berkontribusi besar pada tingginya risiko banjir.

Ia juga mengajak perusahaan-perusahaan di Medan Utara untuk lebih peduli terhadap warga sekitar, terutama dalam distribusi bantuan.

“Kita harapkan semua pihak lebih peduli agar pemulihan berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Saipul menyebut bantuan kepada korban banjir terus mengalir, baik dari pemerintah maupun pihak lain. Namun, ia menekankan bahwa kerja besar yang dibutuhkan bukan hanya membagi bantuan—melainkan memastikan agar banjir serupa tidak berulang.

“Situasi seperti ini harus jadi motivasi bagi semua pihak. Kita bantu masyarakat, dan itu menjadi amal jariyah,” katanya.

Setelah banjir surut, pekerjaan rumah justru bertambah panjang. Sungai perlu dinormalisasi, kesadaran harus ditingkatkan, dan Medan—lagi-lagi—dipaksa belajar pentingnya hubungan yang baik antara manusia dan alam.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *