TERITORIAL24.COM, JAKARTA –Pemerintah melalui Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 hingga 31 Maret menunjukkan tren yang ekspansif, sehat, dan tetap berada dalam jalur pengelolaan fiskal yang terukur.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Dalam paparannya, Menkeu menegaskan bahwa pendapatan negara mengalami pertumbuhan kuat yang mencerminkan mulai pulih dan bergeraknya aktivitas ekonomi nasional secara lebih solid.
Realisasi pendapatan negara tercatat mencapai Rp574,9 triliun atau tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh penerimaan perpajakan yang melonjak hingga 20,7 persen.
Menurut Menkeu, peningkatan penerimaan pajak dipengaruhi oleh membaiknya aktivitas ekonomi, relatif stabilnya harga komoditas global, meningkatnya kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi sistem administrasi perpajakan berbasis digital melalui implementasi Coretax.
“Coretax memang masih terus kita sempurnakan. Namun dampaknya terhadap penerimaan negara sangat jelas dan positif. Ke depan akan terus diperkuat agar semakin optimal,” ujar Menkeu.
Selain penerimaan perpajakan, sektor kepabeanan dan cukai juga memberikan kontribusi positif dengan realisasi sebesar Rp67,9 triliun.
Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tanpa dividen BUMN tumbuh sekitar 7 persen dengan realisasi mencapai Rp112,1 triliun.
Di sisi belanja, pemerintah terus mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional.
Hingga akhir Maret 2026, realisasi belanja negara mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp610,3 triliun atau meningkat 47,7 persen.
Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh percepatan pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis, penyaluran bantuan sosial, pembayaran manfaat pensiun, subsidi energi, hingga kompensasi BBM dan listrik.












