TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI — Warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengeluhkan kelangkaan sekaligus melambungnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di tingkat pengecer. Kondisi ini telah berlangsung empat hari terakhir dan membuat aktivitas warga terhambat.
Arifin Rangkuti, warga Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, mengatakan sepeda motornya tidak dapat digunakan karena tidak menemukan BBM di pedagang pengecer.
“BBM hanya ada di SPBU, itu pun harus antre berjam-jam. Ditambah banjir masih menutup jalan menuju Sei Rampah,” ujarnya, Kamis, 4 Desember 2025.
Ia menuturkan, Pertalite di tingkat pengecer dijual antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per liter. Harga yang bervariasi dan jauh di atas ketentuan itu, kata Arifin, menambah beban masyarakat.
Ia meminta kepolisian segera menertibkan pedagang eceran yang menjual BBM dengan harga tinggi.
Keluhan serupa disampaikan Edwin, warga Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu.
Ia mengatakan kelangkaan BBM membuat harga di tingkat pengecer melonjak menjadi Rp25 ribu per liter.
“Pemerintah Kabupaten Sergai dan polisi harus turun tangan, karena harga sekarang sudah mencekik,” ujarnya.
Di Kecamatan Bandar Khalipah, warga bernama Surya Marantika mengaku kesulitan mendapatkan Pertalite maupun Pertamax.
“Kalau pun ada, harganya Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per liter. Pemerintah dan polisi harus hadir membantu masyarakat,” katanya.
Ia menyebut BBM hanya tersedia di SPBU di Kota Tebing Tinggi dan di Desa Pagurawan, Kabupaten Batu Bara, dengan antrean panjang.
Diduga Melanggar Aturan
Wakil Ketua Umum ALISSS (Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia), Jaliludin atau OK Naok, mengatakan penjualan Pertalite oleh pedagang eceran tanpa izin jelas melanggar peraturan.
Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi melarang distribusi BBM tanpa izin usaha niaga.
“Pelanggaran ini dapat dikenai sanksi pidana hingga enam tahun penjara dan denda Rp60 miliar,” ujarnya.












