TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan akan memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai agen perubahan ditingkat akar rumput.
Komitmen Pemkab Asahan itu disampaikan Bupati Asahan dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Drs Muhilli Lubis ketika membuka acara Sosialisasi Penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu yang digelar di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Rabu (10/12/2025).
Menurutnya, kader Posyandu diharapkan mampu memahami peran baru di tengah-tengah masyarakat. Peran baru itu seperti mengintegrasikan pelayanan lintas sektor dan menjadi menjadi penghubung efektif antara masyarakat dengan pemerintah dalam mewujudkan pelayanan dasar yang inklusif, berkelanjutan dan berdampak langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Sementara, sosialisasi penerapan 6 SPM kader Posyandu itu merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu era baru. Selain itu juga merupakan bentuk penegasan jika Posyandu merupakan simpul pelayanan masyarakat berbasis 6 SPM di antaranya kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Melalui pendekatan itu, kader Posyandu diarahkan menjadi pusat layanan dasar masyarakat yang terintegrasi, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Karena kader Posyandu dibekali pemahaman baru agar tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan saja, tetapi juga dapat mengambil peran dalam mendukung pelayanan dasar lintas sektor ditingkat Kelurahan dan Desa.
Sosialisasi 6 SPM itu dihadiri Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Asahan Darwinsyah Lubis S.STP, Ketua TP PKK Nyi Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli TP PKK Ny Juni Rianto bersama pengurus TP PKK Asahan, Naraaumber dan Kader Posyandu se – Asahan.(gan).












