Kota Medan

Rico Waas dan APPSI Medan Bahas Tantangan Pasar Tradisional

311
×

Rico Waas dan APPSI Medan Bahas Tantangan Pasar Tradisional

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membahas perkembangan dan tantangan pasar tradisional bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Medan.

Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa, 23 Desember 2025.

Rico mengatakan pasar tradisional menghadapi tantangan besar seiring perubahan pola belanja masyarakat.

Menurutnya, kehadiran pasar daring dan pasar modern dengan fasilitas yang lebih nyaman membuat minat masyarakat berkunjung ke pasar tradisional menurun.

“Sekarang masyarakat tidak harus datang ke pasar, cukup menunggu di rumah lewat belanja online. Ini tantangan besar bagi pasar tradisional,” kata Rico.

Ia menilai kondisi pasar tradisional yang kerap kurang tertata, becek, serta minim fasilitas turut memengaruhi daya tarik pembeli. Karena itu, Rico mendorong adanya inovasi, termasuk membuka peluang bagi pedagang pasar untuk berjualan secara daring.

Rico juga meminta APPSI berperan sebagai penyalur aspirasi pedagang, terutama terkait fasilitas, kebersihan, dan keamanan pasar. Selain itu, ia mendorong PUD Pasar melakukan pembenahan dan pengembangan konsep pasar tematik.

“Kita perlu berinovasi, misalnya mengembangkan pasar tematik. Pasar Petisah bisa dikaji apakah memungkinkan menjadi pasar khusus produk tertentu seperti di Jakarta atau Bandung,” ujar Rico.

Ketua APPSI Kota Medan Muhammad Siddiq mengatakan audiensi tersebut sekaligus untuk memperkenalkan kepengurusan APPSI yang baru.

Saat ini, APPSI Kota Medan memiliki 16 sekretariat yang tersebar di 52 pasar tradisional di Kota Medan.

Menurut Siddiq, APPSI berupaya melakukan advokasi agar pedagang tetap bertahan di tengah persaingan dengan pasar modern dan digital.

Ia menilai pasar tradisional masih menjadi ruang penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pedagang berharap fasilitas dan kenyamanan pasar lebih diperhatikan agar masyarakat kembali tertarik berbelanja ke pasar tradisional,” kata Siddiq.

APPSI berharap Pemerintah Kota Medan terus mendorong perbaikan sarana dan prasarana pasar sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar rakyat di tengah persaingan yang semakin ketat.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *